Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Kelurahan Kantin, Padangsidimpuan. Sembilan rumah hangus, satu warga tewas, dan kerugian ditaksir Rp2 miliar.
Padangsidimpuan, StartNews — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Muhammad Tohir Daulay, Lingkungan Wek IV, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (25/9/2026) dini hari.
Tragedi yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di belakang SMPN 1 Padangsidimpuan ini menelan satu korban jiwa serta menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.
Korban tewas bernama Rahmad Efendi Pulungan (32), warga Jalan Cemara No. 17, Kelurahan Kantin, yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Kobaran api yang cepat merambat di bangunan semipermanen tak menyisakan ruang bagi korban untuk menyelamatkan diri dari kepungan api.
Kepala Lingkungan IV Kelurahan Kantin Muhammad Rasoki menjelaskan situasi panik melanda warga ketika menyadari api sudah membumbung tinggi di tengah permukiman saat dini hari.
“Api diketahui sudah membesar secara tiba-tiba. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya agar api tidak semakin meluas,” ujar Muhammad Rasoki di lokasi kejadian.
Laporan darurat yang masuk ke Polres Padangsidimpuan pada pukul 03.10 WIB langsung direspons dengan pengerahan personel piket dan lima unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan.
Setelah berjibaku melawan kobaran api bersama masyarakat, petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 05.10 WIB.
Proses evakuasi korban dilanjutkan oleh Tim Inafis Polres Padangsidimpuan yang tiba pukul 05.58 WIB. Jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan menggunakan ambulans medis sekitar pukul 06.26 WIB.
Adik kandung korban, Muhammad Riadi Pulungan (26), menuturkan kepedihannya saat mengetahui musibah yang melahap kediaman sang kakak.
“Pada saat kejadian saya sedang berada di luar rumah. Setelah mendapat informasi rumah abang saya terbakar, saya langsung menuju lokasi,” tutur Muhammad Riadi.
Dampak kehancuran mencatat sembilan unit rumah semipermanen hangus terbakar, masing-masing milik Masdewi Siregar, Mahrud Harahap, Dasopang, Munadi, Suhena Dalimunthe, Mudah Dalimunthe, Sofyan Siregar, Mariani BTB, dan Salman Harahap.
Selain itu, empat rumah warga lain milik Jul Fahmi, Nurhasanah, Nur Lela, dan Isman Juang juga terdampak akibat rembesan api dan akses pemadaman.
Total kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar. Penanganan di lokasi dilakukan secara terpadu oleh Polres Padangsidimpuan, Pemadam Kebakaran, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Sementara dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan membantu penanganan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post