Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menekankan pentingnya pengawasan komprehensif dan kolaborasi lintas lembaga usai menandatangani komitmen anti-korupsi bersama KPK di Medan.
Medan, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan penguatan pencegahan dan penanganan korupsi di daerah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus berjalan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Gus Irawan menyampaikan hal itu usai menandatangani komitmen bersama perbaikan tata kelola pemerintahan daerah dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (17/9/2026).
Gus Irawan menilai keberhasilan pencegahan korupsi bergantung pada sinergi antar-lembaga dalam mengawal setiap tahapan birokrasi, mulai dari perencanaan hingga eksekusi anggaran.
“Pemerintahan daerah tidak berdiri sendiri. Berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, aparat pengawasan, perangkat daerah hingga pemangku kepentingan lainnya memiliki keterkaitan dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, dan pengadaan barang dan jasa,” ujar Gus Irawan.
Langkah ini sejalan dengan pandangan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menekankan perlunya pendekatan menyeluruh dalam membenahi sistem birokrasi di wilayahnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan daerah se-Sumut tersebut turut disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, Pimpinan KPK Johanis Tanak, serta perwakilan dari BPKP dan LKPP.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post