Polres Padangsidimpuan bersama TNI dan BPBD membagikan 3.000 masker gratis di enam titik strategis untuk mencegah dampak kabut asap Karhutla terhadap kesehatan warga.
Padangsidimpuan, StartNews – Kepanikan ancaman penyakit saluran pernapasan di tengah munculnya fenomena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Padangsidimpuan diantisipasi oleh tim gabungan melalui aksi preventif di lapangan.
Petugas gabungan dari Polres Padangsidimpuan, Kodim 0212/Tapsel, BPBD, hingga jajaran kecamatan turun ke jalan pada Selasa (8/9/2026) untuk menyalurkan 3.000 masker gratis kepada pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan. Aksi preventif ini difokuskan pada perlindungan kesehatan masyarakat dari bahaya paparan partikel debu dan asap Karhutla yang mulai melanda Padangsidimpuan.
Aksi pembagian masker ini menyasar enam titik aktivitas warga, yaitu Simpang Tiga Palopat Pijorkoling, Simpang Silandit, Simpang Tugu Siborang, Pos Kota, Simpang Tiga Sadabuan, dan Depan Terminal Batunadua, dengan alokasi 500 unit masker di setiap lokasinya.
Selain membagikan alat pelindung diri, petugas juga mengedukasi masyarakat secara langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan saluran pernapasan di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.
Kabag Ops Polres Padangsidimpuan AKP Juliapan Panjaitan menegaskan keselamatan serta kesehatan respirasi masyarakat menjadi prioritas aparat keamanan dan Pemda dalam merespons munculnya asap tipis di wilayah ini.
“Langkah cepat ini kami ambil sebagai upaya proteksi dini agar masyarakat terlindung dari paparan kabut asap Karhutla yang berisiko memicu gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut,” ujar AKP Juliapan Panjaitan.
Masyarakat menyambut positif aksi cepat tanggap tersebut, karena mengedepankan sisi perlindungan kesehatan warga di samping penanganan fisik kebakaran di lapangan.
Reporter: Sir





Discussion about this post