BPBD Madina menggelar pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di MTsN 5 Muarasipongi untuk mempersiapkan siswa dan pendidik dalam menghadapi tingginya ancaman longsor, banjir, dan gempa bumi di wilayah ini.
Muarasipongi, StartNews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mandailing Natal (BPBD Madina) melatih para siswa dan tenaga pendidik di MTsN 5 Muarasipongi untuk memiliki insting kesiapsiagaan tinggi terhadap ancaman longsor, banjir, dan gempa bumi melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Senin (7/9/2026).
Pelatihan itu sebagai respons atas kondisi geografis Kecamatan Muarasipongi yang memiliki riwayat kerawanan tinggi terhadap ketiga jenis bencana alam tersebut, sehingga sekolah dinilai menjadi garis depan yang paling penting untuk diberikan edukasi mitigasi.
Pelatihan ini dirancang bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan, melainkan sebuah simulasi tindakan nyata penyelamatan diri. Para siswa dan guru diberikan pemahaman komprehensif mengenai langkah-langkah darurat yang harus diambil saat bencana terjadi pada jam sekolah.
Pemerintah daerah menyadari menanamkan budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan akademik adalah kunci utama untuk menekan angka korban jiwa maupun meminimalisasi dampak psikologis pascabencana.
Kepala Pelaksana BPBD Madina Mukhsin Nasution menegaskan keselamatan warga sekolah dari ancaman bencana di Muarasipongi merupakan prioritas mendesak yang membutuhkan kolaborasi semua pihak. Dia menyebutkan upaya perlindungan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.
“Kehadiran kita di sekolah MTsN 5 Muarasipongi ini untuk memberikan pelatihan perlindungan dan keselamatan bagi peserta didik dan tenaga pendidik dari risiko bencana. Bencana merupakan tanggung jawab kita bersama secara pentahelix yang harus dilaksanakan oleh pemerintah, akademisi, praktisi, media, dunia usaha, dan masyarakat. Kita harus berkaca dari peristiwa bencana yang terjadi di daerah ini seperti longsor, banjir, dan gempa bumi,” ungkap Mukhsin.
Melalui pelatihan SPAB ini, BPBD Madina menargetkan agar seluruh elemen di MTsN 5 Muarasipongi tidak lagi panik ketika menghadapi situasi darurat, melainkan mampu melakukan evakuasi mandiri yang terstruktur.
Kedepannya, program serupa diharapkan dapat terus diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain yang berada di zona merah rawan bencana Kabupaten Madina guna mewujudkan visi besar penanggulangan bencana bangsa yang bertumpu pada ketangguhan masyarakat sejak usia sekolah.
Reporter: Agus Hasibuan





Discussion about this post