Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi menginstruksikan Dinas Sosial sgera memverifikasi data korban kebakaran di Panyabungan Julu demi percepatan bantuan papan.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) berupaya mempercepat pemulihan warga terdampak musibah kebakaran di Desa Panyabungan Julu, Kecamatan Panyabungan, dengan menetapkan tenggat waktu bagi dinas terkait.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menginstruksikan Dinas Sosial untuk menuntaskan seluruh proses verifikasi dan validasi data korban kebakaran hanya dalam tempo satu hari. Tujuannya, memastikan bantuan perbaikan tempat tinggal atau bantuan papan dapat segera disalurkan tanpa hambatan birokrasi.
Wabup Atika menyampaikan instruksi itu saat mendatangai lokasi musibah untuk menyalurkan bantuan masa tanggap darurat kepada para korban. Atika menegaskan penanganan dampak kebakaran tidak boleh tertunda oleh urusan administratif yang berbelit-belit.
“Kehadiran kami hari ini untuk menyerahkan bantuan sandang dan pangan. Untuk bantuan papan akan menyusul melalui Dinas Sosial, karena saat ini masih dilakukan verifikasi dan validasi data,” kata Atika saat menjumpai para korban, Senin (24/8/2026).
Selain mempercepat pendataan tempat tinggal, Atika menekankan pentingnya pemulihan dokumen-dokumen penting milik warga yang hangus dilalap Si Jago Merah. Dia menginstruksikan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa untuk menjemput bola dalam mengurus kembali dokumen kependudukan hingga ijazah warga yang musnah.
“Kepada camat dan kepala desa, saya minta untuk mengurus kembali berkas administrasi warga yang terbakar. Jangan sampai ini menghambat bantuan,” katanya.
Guna mencegah musibah serupa terulang, Atika mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan harian, mulai dari memastikan kelalaian kecil seperti pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok tidak memicu fatalitas, hingga mengawasi instalasi kelistrikan rumah tangga.
Dia juga mengingatkan warga agar tidak memodifikasi instalasi listrik secara ilegal dan menyarankan pembenahan daya secara resmi melalui PLN.
“Kepada masyarakat, jika membakar sampah tolong tunggu sampai apinya benar-benar padam. Kemudian bagi kaum laki-laki, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan puntung rokok sudah padam,” katanya.
“Pastikan kapasitas daya listrik di rumah cukup. Jika kurang, lebih baik tambah daya dan laporkan ke pihak PLN. Jangan dirakit atau diakali sendiri,” imbuhnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Madina Miftahul Falah mendukung respons cepat pemerintah daerah dan berkomitmen menggalang solidaritas di tingkat Dewan guna membantu meringankan beban para korban.
“Kami dari DPRD mengapresiasi langkah cepat Pemkab dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Kami juga akan menyampaikan musibah ini kepada anggota DPRD Madina lainnya untuk bersama-sama meringankan beban saudara kita yang terkena kebakaran,” kata Miftahul Falah.
Musibah kebakaran yang melanda permukiman pada Sabtu (22/8/2026) malam menghanguskan tiga rumah milik Surya Bakti (46), Alinapia Lubis (55), dan Khoirul Falah (39). Kebakaran tersebut juga meluas dan berdampak pada empat kepala keluarga lainnya, yakni tempat tinggal Ridho, M. Yazid, Sholihuddin, dan Yayan.
Reporter: Sir





Discussion about this post