Bupati Madina Saipullah Nasution meraih penghargaan IIGCE 2026 berkat komitmen mendorong pengembangan energi baru terbarukan panas bumi di Madina.
Jakarta, StartNews – Bupati Mandailing Natal ( Madina) H. Saipullah Nasution menerima penghargaan pada ajang Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 atas dukungannya terhadap pengembangan energi baru terbarukan, khususnya energi panas bumi. Penyerahan penghargaan berlangsung di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Asosiasi Panasbumi Indonesia itu digelar selama tiga hari, 19 hingga 21 Agustus 2026, serta dibuka oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemkab Madina dalam membangun sinergi yang harmonis antara masyarakat dan pelaku industri panas bumi di wilayahnya.
Di sela acara, Saipullah mengunjungi stan pameran KS Orka Renewables Pte. Ltd. Sebagai wujud apresiasi atas investasi anak perusahaannya, PT Sorik Marapi Geothermal Power, dalam mengelola potensi geothermal daerah.
Saipullah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal pemanfaatan energi bersih agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga sekitar.
“Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mendukung penuh pengembangan energi baru terbarukan. Kami ingin industri ini hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Saipullah.
Sinergi tersebut juga diwujudkan melalui pemberdayaan ekonomi lokal. KS Orka Renewables memfasilitasi promosi pelbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Madina di stan pameran IIGCE 2026.
Ragam produk unggulan seperti kopi dolok, gula aren, hingga aneka keripik olahan daerah dipamerkan guna memperluas jangkauan pasar kepada para pemangku kepentingan industri panas bumi internasional.
Perwakilan KS Orka menyatakan pemberian ruang promosi bagi UMKM merupakan komitmen perusahaan agar kehadiran pemanfaatan panas bumi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE, serta pihak swasta diharapkan mampu merangsang pertumbuhan sektor produktif lainnya seperti pariwisata, perhotelan, dan pengolahan hasil perkebunan.
“Dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan masyarakat adalah kunci. Energi terbarukan ini tidak hanya untuk listrik bersih, tapi juga untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Saipullah.
Reporter: Sir





Discussion about this post