• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Wakapolda Sumut Janji Operasi Penindakan PETI akan Berlanjut ke Wilayah Madina

by Redaksi
Selasa, 3 Maret 2026
0 0
0
Wakapolda Sumut Janji Operasi Penindakan PETI akan Berlanjut ke Wilayah Madina
ADVERTISEMENT

Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan menegaskan penegakan hukum tambang emas ilegal (PETI) akan diperluas ke wilayah Mandailing Natal (Madina) lainnya seperti Linggabayu, Rantobaek, dan Kotanopan menyusul penyitaan 12 unit ekskavator.

Siabu, StartNews – Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) akan memperluas operasi pembersihan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ke berbagai wilayah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Komitmen ini menyusul keberhasilan operasi gabungan pada Senin, 2 Maret 2026, yang berhasil mengamankan 12 unit alat berat jenis ekskavator di kawasan Sungai Batang Gadis, perbatasan Tapsel-Madina, tepatnya di Desa Panabari.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan menegaskan, jajarannya tidak akan berhenti pada penindakan di satu lokasi saja. Merespons desakan dan aspirasi masyarakat mengenai maraknya tambang ilegal di titik lain seperti Kecamatan Linggabayu, Rantobaek, hingga Kotanopan, Sonny memastikan setiap informasi yang masuk akan dipelajari secara mendalam untuk tindakan hukum selanjutnya.

“Tentunya, informasi dari masyarakat ini sangat berarti dan kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih. Nanti akan kami coba dalami informasi tersebut. Nanti setelah kita mendapatkan informasi yang akurat terkait dengan informasi tersebut, tentunya kami jajaran Polda Sumut di bawah Komando Bapak Kapolda akan menindaklanjuti informasi yang diberikan masyarakat pada kami,” ujar Brigjen Pol. Sonny Irawan di lokasi penindakan PETI, Selasa (3/3/2026).

Sebelumnya, penindakan yang dilakukan Polda Sumut di perbatasan Tapanuli Selatan dan Madina sempat mendapat sorotan dari Ketua Ikatan Pemuda Mandailing Tan Gozali Nasution.

Meski mengapresiasi langkah kepolisian, Tan mendesak agar Polda Sumut berani menindak lokasi lain yang diduga lebih parah dan terorganisir. Dia mengungkapkan kekhawatirannya atas kerusakan lingkungan di Linggabayu dan Kotanopan yang disinyalir melibatkan oknum aparat sebagai pelindung aktivitas tersebut.

Menanggapi tantangan tersebut, Sonny menjelaskan operasi yang baru saja dilakukan merupakan perintah langsung dari Kapolri dan Kapolda Sumut sebagai bentuk keseriusan institusi Polri.

Dalam operasi tersebut, polisi harus menembus medan ekstrem selama belasan jam untuk mencapai lokasi tambang. Selain menyita 12 ekskavator, petugas juga mengamankan 17 orang di tempat kejadian perkara (TKP), bahan bakar minyak, alat komunikasi Starlink, hingga mesin genset.

Berdasarkan penyelidikan awal, aktivitas tambang ilegal di lokasi tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 100 gram emas per hari untuk satu titik pengerjaan.

Sonny menegaskan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus akan melakukan klasifikasi peran terhadap 17 orang yang diamankan, mulai dari operator, pekerja, hingga pemilik modal atau penyedia alat berat guna memutus rantai bisnis ilegal tersebut.

Mengenai dugaan adanya keterlibatan oknum aparat atau “backing” di balik maraknya PETI di Madina sebagaimana yang dikeluhkan warga, Wakapolda menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

Dia menekankan fokus utama saat ini adalah pengamanan barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi untuk memberikan kepastian hukum dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Mandailing Natal.

Reporter: Sir

Tags: madinaOperasi PenindakanPETIWakapolda SumutWilayah
ShareTweet
Next Post
Sikat Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Madina-Tapsel, Polda Sumut Amankan 12 Ekskavator

Polda Sumut Periksa PT Hexindo untuk Ketahui Pemilik Tambang Emas Ilegal di Tapsel-Madina

Discussion about this post

Recommended

Kali Ketiga LKPD Madina Raih Opini WTP

Kali Ketiga LKPD Madina Raih Opini WTP

11 bulan ago
Madina Berstatus Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

Madina Berstatus Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

5 bulan ago

Popular News

  • Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

    Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Petugas Haji Kloter 6 Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025