Panyabungan, StartNews – Peringatan malam Nuzulul Quran yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menghadrikan penceramah Ketua MUI Madina Ustaz Muhammad Nasir.
Dalam ceramahnya, Ustaz Nasir menyampaikan makna-makna malam Nuzulul Quran. Julukan itu karena pada bulan Ramadan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan lainnya. Pertama, di bulan ini Allah SWT pertama kali menurunkan Al Quran sebagaimana firmannya dalam Qs. Ael-Baqarah ayat 185.
Kedua, di bulan Ramadan terdapat satu malam yang nilainnya lebih baik dari pada seribu bulan atau 83 tahun, yakni malam Lailatul Qadar.
Terakhir, di bulan Ramadan segala bentuk amal ibadah akan dilipat-gandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Ustaz Nasir menyampaikan Al-Quran sendiri diterima oleh Rasulullah SAW secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun dan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi kala itu. Adapun surat yang pertama kali diterima oleh Rasulullah SAW adalah Qs. Al-Alaq ayat 1-5.
“Berangsur-angsur saat Nabi berada di Goa Hira. Rasulullah SAW pergi ke Gua Hira untueeek memenangkan diri. Pada 17 Ramadan Malaikat Jibril menghampiri nabi dan menyuruh membaca iqro,” kata Ustaz Nasir.
Dia berharap pada momen malam Nuzulul Quran ini masyarakat Madina dapat memperoleh kemuliaan dan keberkahan dengan terus membaca dan mengamalkan Al-Quran.
“Semoga kita akan menjadi umat yang akan memperoleh syafaat di yaumil akhir kelak,” katanya.
Reporter: IRP





Discussion about this post