• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Tragedi Kematian Siswa SD di Bukitmalintang, Guru Bantah Intimidasi

by Saparuddin Siregar
Rabu, 7 Oktober 2026
0 0
0
Tragedi Kematian Siswa SD di Bukitmalintang, Guru Bantah Intimidasi
ADVERTISEMENT

Disdikbud Madina memanggil kepala sekolah dan guru guna mengklarifikasi fakta di balik kasus kematian tragis seorang siswa di Kecamatan Bukitmalintang.

Panyabungan, StartNews – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memanggil kepala sekolah serta wali kelas dari seorang siswa yang ditemukan tewas tergantung di Kecamatan Bukitmalintang. Tujuannya, menggali informasi yang menyeluruh dan berimbang pasca-munculnya perhatian luas dari masyarakat.

Sekretaris Disdikbud Madina Ade Elvia Nora mengatakan pemanggilan tersebut saat memberikan keterangan di Kantor Disdikbud Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Rabu (7/10/2026). Pihaknya merespons keterangan yang sebelumnya sempat disampaikan oleh orangtua almarhumah kepada publik.

“Kepala sekolah dan wali kelas almarhumah anak itu telah kami panggil untuk dimintai keterangan dan penjelasan yang utuh mengingat beberapa hari lalu orangtua anak sudah memberikan penjelasan kepada publik,” ujar Ade.

Selain memanggil pihak sekolah, tim Disdikbud Madina mendatangi langsung rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita. Namun, tim belum sempat bertemu secara langsung karena ibu korban sedang tidak berada di lokasi saat kunjungan berlangsung.

Di sisi lain, wali kelas almarhumah secara tegas menepis tuduhan terkait adanya dugaan intimidasi atau tindakan kasar terhadap korban selama di sekolah. Dia memastikan interaksi yang terjadi di kelas hanya sebatas teguran wajar antara pendidik dan peserta didik.

“Tidak ada. Teguran pun hanya sebatas guru dengan murid, tidak ada yang berlebihan,” tegas wali kelas tersebut.

Dia merinci suasana kelas sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Korban sempat diajak bergabung oleh dua teman sekelasnya untuk belajar menggunakan media layar pintar, lalu melanjutkan kegiatan makan bersama saat jam istirahat.

“Karena dia diam, saya sapa dan saya tanya apa dia mau makan atau gimana. Dijawab, iya. Habis itu dia makan dan karena sudah masuk jam istirahat saya tinggalkan kelas,” ungkap sang guru.

Tak lama setelah korban pulang ke rumah saat jam istirahat, pihak sekolah terkejut mendengar teriakan ibu korban. Sang anak rupanya telah ditemukan dalam kondisi tergantung di area belakang rumah.

Mengenai rumor perselisihan dengan keluarga korban, wali kelas menjelaskan hal itu hanya gesekan kecil antar-anak di lingkungan perumahan tempat mereka bertetangga.

Dia menegaskan tidak pernah membawa urusan pribadi tetangga ke lingkungan sekolah dan merasa kehilangan atas kepergian muridnya.

Kepala sekolah juga memperkuat pernyataan tersebut dengan menegaskan tidak pernah menerima laporan atau keluhan dari orangtua murid terkait perilaku staf pengajar di sekolahnya.

Mengenai keberadaannya yang sempat sulit ditemui insan pers pada Senin lalu, dia menjelaskan dirinya bersama tiga orang guru sedang memenuhi panggilan kepolisian untuk memberikan keterangan resmi.

Pihak sekolah mengimbau publik untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Pihak sekolah berkomitmen kooperatif dan menghormati penuh seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

Reporter: Sir

Tags: Berita MadinaBukit MalintangDisdikbud MadinaKasus Siswa Tewasmandailing natalPendidikan Madinapolres madina
ShareTweet

Discussion about this post

Recommended

Wanita Madina Terima Penghargaan Bidang Pendidikan

Wanita Madina Terima Penghargaan Bidang Pendidikan

4 tahun ago
PTPN IV Enggan Kompromi, Bupati dan Ketua DPRD Kompak Bentuk Tim Investigasi

PTPN IV Enggan Kompromi, Bupati dan Ketua DPRD Kompak Bentuk Tim Investigasi

4 tahun ago

Popular News

  • Kembali ke Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan Jabat Kapolda Gantikan Whisnu Hermawan

    Kembali ke Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan Jabat Kapolda Gantikan Whisnu Hermawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Mutasi 78 Jenderal dan Sepuluh Kombes, Ini Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbukti Melanggar, Pertamina Ambil Alih Operasional SPBU Saba Purba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026