MBG, StartNews – Empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terendam banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan Sulangaling selama beberapa hari terakhir. Hujan deras membuat Sungai Parlampungan meluap.
Tinggi genangan dilaporkan mencapai satu meter, terutama di Desa Hutaimbaru dan Desa Lubuk Kapundung II, yang menjadi wilayah terdampak paling parah.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Parlampungan meluap, sehingga air melimpah ke permukiman warga. Kawasan Sulangaling memang dikenal sebagai daerah langganan banjir setiap musim hujan.
Empat desa yang terdampak banjir meliputi Desa Hutaimbaru, Desa Lubuk Kapundung II, Desa Lubuk Kapundung, dan Desa Ranto Panjang.
Meskipun air mulai surut pada Senin (24/11/2025), curah hujan yang masih tinggi membuat warga kembali cemas. “Beberapa hari ini hujan tidak berhenti sama sekali, terutama di Desa Lubuk Kapundung II,” kata Adenan, warga Desa Lubuk Kapundung.
Adenan menyebutkan hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan kerugian materi juga belum ada. Tapi, tanaman padi masyarakat sangat mengkhawatirkan, karena sudah beberapa hari terendam air dan terancam gagal panen,” ujarnya.
Banjir juga membuat warga tidak bisa menjemur padi selama lebih dari 10 hari. Pedagang beras mulai kehabisan stok karena tidak ada pasokan dari Singkuang. Warga berharap pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan pangan, khususnya beras.
Di Desa Lubuk Kapundung II, tercatat 234 rumah terendam banjir. Sementara di Desa Hutaimbaru, jumlah rumah terdampak belum dapat dipastikan.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga ikut tergenang seperti masjid, sekolah, serta tempat pelayanan kesehatan.
Kabid Kedaruratan BPBD Madina Ibrahim mengatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari tim di lapangan. “Baru foto saja yang masuk. Keterangan kronologis lengkap belum dapat karena terkendala sinyal. Tim juga sudah berangkat ke lokasi untuk membawa bantuan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, BPBD masih melakukan pendataan dan penyaluran bantuan darurat kepada warga terdampak.
Reporter: Antara





Discussion about this post