• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Mei 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sungai Aek Mata Kini Jadi Tempat Buang Sampah dan Kebun Gulma

by Redaksi
Selasa, 10 Oktober 2023
0 0
0
Sungai Aek Mata Kini Jadi Tempat Buang Sampah dan Kebun Gulma

Kondisi Aek Mata yang dipenuhi tumbuhan gulma dan tumpukan sampah pada Senin (9/10/2023). (FOTO: FIKRI/MANDAILINGONLINE)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Kondisi Aek Mata memprihatinkan. Aliran sungai yang membelah jantung kota Panyabungan, ibukota Kabupaten Mandailing Natal (Madina), ini tersumbat tumpukan sampah dan tumbuhan gulma. Sungai ini jadi cetek dari hulu hingga hilir, karena terjadi pedangkalan akibat endapan lumpur.

Namun, pada musim penghujan, Aek Mata biasanya ‘mengamuk. Debit air yang membesar dan arus yang deras dari hulu akan melimpah hingga membanjir rumah-rumah penduduk di sepanjang bantaran sungai ini.

Itu sebabnya, warga meminta pemerintah mengeruk dan membersihkan Aek Mata pada musim kemarau saat ini guna mengantisipasi musibah banjir pada musim hujan nanti.

Warga khawatir Aek Mata akan ‘mengamuk saat musim hujan, karena alirannya tersumbat tumpukan sampah dan tumbuhan gulma, terutama di bendungan dan kolong jembatan Aek Mata.

Setiap musim hujan, pemukiman warga di sepanjang bantara Aek Mata kerap menjadi langganan banjir.

Sungai ini kalau tidak dikeruk akan menjadi bencana bagi kami. Banjir pasti akan terjadi, karena kondisi sungai dangkal, kata Sobir, warga Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Madina, seperti diberitakan mandailingonline.com, Selasa (10/10/2023).

Sobir berharap Pemkab Madina segera menurunkan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur, tumpukan sampah, dan tumbuhan gulma yang menghambat aliran Sungai Aek Mata. Sehingga, debit air yang bertambah saat musim hujan mengalir lancar dan mengurangi risiko banjir ke permukiman warga.

Pak Bupati harus perhatikan Sungai Aek Mata ini. Sungai ini selalui menjadi dalang banjir ke pemukiman penduduk. Sudah lama Sungai Aek Mata tidak dikeruk. Kami harap bupati perintahkan instansi terkait untuk melakukan pengerukan agar kami tidak khawatir berlebihan, kata Sobir.

Reporter: Sir

Tags: Kebun GulmaSungai Aek MataTempat Buang Sampah
ShareTweet
Next Post
Polrestabes Medan Sita 10 Kilogram Sabu dari Bandar Narkoba

Polrestabes Medan Sita 10 Kilogram Sabu dari Bandar Narkoba

Discussion about this post

Recommended

Wujud Empati, Kapolres Tapsel Beri Tali Asih ke Bayi Penderita Hydrocephalus

Wujud Empati, Kapolres Tapsel Beri Tali Asih ke Bayi Penderita Hydrocephalus

4 tahun ago
Sembilan Atlet Karate Kageri TNBG Ikut Kejuaraan Kadispora Sumut

Sembilan Atlet Karate Kageri TNBG Ikut Kejuaraan Kadispora Sumut

4 minggu ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025