Panyabungan, StartNews Wakil Bupati Mandailing Natal (Wabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengecek fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Rabu (4/8/2021). Pengecekan ini merupakan tindak- lanjut kunjungan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution beberapa hari lalu.
Dalam lawatan itu, Atika didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Syarifuddin Nasution, Direktur RSU Panyabungan dr. Rusli Pulungan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Wildan Nasution, dan sejumlah tenaga medis RSU Panyabungan.
Atika mengecek fasilitas beberapa ruangan pelayanan kesehatan di RSU Panyabungan. Di antaranya ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruangan Intensif Care Unit (ICU), ruang Hemodialisa atau unit proses pembersihan darah dari akumulasi hasil metabolisme tubuh seperti ureum dan zat beracun lainnya, dan ruangan isolasi pasien Covid-19.

Atika mengatakan pemerintah daerah bersama tenaga medis di RSUD Panyabungan akan terus berupaya memperbaiki pola pelayanan terhadap pasien dan keluarga pasien dengan pendekatan persuasif, humanis, dan penuh keramahan. Tujuannya, agar masyarakat Madina yang membutuhkan pelayanan kesehatan mau berobat ke RSUD Panyabungan.
BACA JUGA:
- Ini Harapan Atika Usai Sidak Pembangunan Kantor Imigrasi di Panyabungan
- Sambangi RSU Panyabungan, Sukhairi Ingat Nostalgia Masa SMA
- Atika Berharap Rumah Dinas Wakil Bupati Madina Jadi Rumah Inspirasi
Melihat beberapa ruangan yang dikunjungi, Atika menilai beberapa fasilitas kesehatan yang ada di RSUD Panyabungan sudah bagus dan memenuhi standar pelayanan kesehatan, khususnya ruangan isolasi pasien Covid-19.
Mari tingkatkan sistem pelayanan di RSU Panyabungan ini. Berikan pelayanan yang humanis dan penuh keramahan. Karena sembuhnya sakit seorang pasien tidak selamanya tergantung kepada obat, tetapi juga perhatian dan pelayanan yang mengedepankan keramah-tamahan akan membuat imun pasien makin membaik dan termotivasi untuk sehat, papar wakil bupati termuda di Indonesia ini.
Saat wakil bupati dari kalangan milenial ini mengunjungi ruangan hemodialisa, Direktur RSU Panyabungan dr. Rusli Pulungan menyatakan alat pencuci darah tersebut akan difungsikan setelah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selesai. Sebab, alat tersebut dalam tahap perbaikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringadi, Medan.
Reporter: Rls/Ika Rodhiah





Discussion about this post