• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Sempat Langka, Pemerintah Konversi 90 Persen Oksigen Industri ke Medis

by Redaksi
Selasa, 6 Juli 2021
0 0
0
Sempat Langka, Pemerintah Konversi 90 Persen Oksigen Industri ke Medis

Pemerintah memaksimalkan kapasitas produksi oksigen nasional untuk memenuhi kebutuhan medis. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah sedang memaksimalkan kapasitas produksi oksigen nasional agar bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan medis. Sebab, ketersediaan oksigen harus segera dipenuhi di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Belakangan ini kebutuhan terhadap oksigen medis melonjak tajam seiring naiknya kasus Covid-19. Bahkan, di beberapa daerah dilaporkan terjadi kelangkaan stok oksigen medis.

Kami telah mendapatkan komitmen dari Kementerian Perindustrian agar konversi oksigen industri ke medis diberikan sampai 90 persen, kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Dia menjabarkan, kapasitas produksi oksigen Indonesia mencapai 866.000 ton per tahun dengan utilisasi produksi 638.900 per tahunnya. Dari jumlah itu, 75 persen digunakan untuk industri dan 25 persen untuk medis.

Melalui konversi ini, maka jumlah oksigen yang bisa didapatkan untuk memenuhi kebutuhan nasional mencapai 575.000 ton, katanya.

Untuk saat ini, kapasitas oksigen yang ada akan dimaksimalkan di 7 provinsi di Jawa-Bali, karena meningkatnya kasus Covid-19. Sementara pasokan oksigen di rumah sakit makin berkurang di tengah kebutuhan yang makin tinggi.

Berdasarkan data Kemenkes, saat ini total kebutuhan oksigen untuk perawatan intensif dan isolasi pasien Covid-19 mencapai 1.928 ton per hari. Sementara kapasitas yang tersedia 2.262 ton per hari. Dengan demikian, ditargetkan untuk wilayah Jawa-Bali bisa menyuplai oksigen sebanyak 2.262 ton per hari.

Menkes megatakan kelangkaan stok oksigen di beberapa daerah disebabkan rantai distribusi yang belum optimal. Untuk itu, pemerintah mengupayakan penyaluran dipercepat ke daerah-daerah yang kasusnya tinggi lebih.

Kami menyadari ada isu terkait distribusi. Karena memang di Jawa Tengah adalah daerah paling sedikit produksi oksigennya, paling banyak di Jawa Barat dan Jawa Timur Jadi, kita harus ada logistik yang disalurkan ke sana, terangnya.

Menkes menambahkan, kesulitan lain yang dihadapi dalam proses distribusi oksigen adalah kurang liquidnya proses pengisian oksigen. Ini disebabkan banyaknya RS yang menggunakan tabung seiring dengan penambahan Tempat Tidur (TT) darurat.

Sehingga, yang seharusnya bisa dikirimkan dalam truk besar dan dipindahkan ke tanki besar, untuk kemudian disalurkan dalam jaringan oksigen. Namun, untuk saat ini harus dimasukkan ke dalam tabung-tabung. Ini turut memengaruhi waktu pengisian oksigen, katanya.

Reporter: Rls

Tags: Kemenkeskementerian perindustrianLonjakan Covid-19oksigen medis
ShareTweet
Next Post
Cegah Covid-19 Masuk Desa, Gus Halim Minta Pos Gerbang Desa Dijaga 24 Jam

Cegah Covid-19 Masuk Desa, Gus Halim Minta Pos Gerbang Desa Dijaga 24 Jam

Discussion about this post

Recommended

Hore! Jalan Baru Menuju STAIN Mulai Dibangun

6 tahun ago
Lagi, 9 Ekor Sapi di Panyabungan Jae  Terjangkit PMK

Lagi, 9 Ekor Sapi di Panyabungan Jae Terjangkit PMK

4 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Kajari di Sumatera Utara Diganti, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026