RSUD Panyabungan memasuki persiapan final pengoperasian layanan Cath Lab setelah visitasi RSUP H. Adam Malik. Pasien jantung di Madina tak perlu lagi dirujuk jauh.
Panyabungan, StartNews – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak perlu lagi menempuh perjalanan ratusan kilometer ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis jantung secara cepat.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan kini mematangkan langkah akhir pengoperasian laboratorium kateterisasi jantung (Cath Lab) setelah menerima visitasi dan advokasi dari Tim Pengampuan Layanan Jantung dan Pembuluh Darah RSUP H. Adam Malik Medan, Jumat (2/10/2026).
Hal ini menjadi terobosan penting bagi pemenuhan fasilitas kardiovaskular di wilayah Madina.
Pertemuan yang berlangsung di Aula BKIA Lantai 2 RSUD Panyabungan tersebut tidak sekadar menyajikan paparan teknis, tetapi juga melibatkan peninjauan langsung ke ruangan dan peralatan medis pendukung Cath Lab. Agendanya menindaklanjuti surat pengampuan jantung tertanggal 8 September 2026 yang mendapat respons cepat melalui undangan resmi Direktur RSUD Panyabungan Evi Desvita.
Direktur Utama RSUP H. Adam Malik Medan dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K), mengatakan peninjauan ini menandai tahap pemungkas sebelum rumah sakit membuka fasilitas secara resmi bagi publik.
“Sebenarnya ini mudah-mudahan jadi persiapan terakhir untuk pembukaan layanan kateterisasi jantung di Rumah Sakit Panyabungan. Kami datang hanya untuk melihat apa yang kurang saja, karena Bu Direktur dan Pak Dewas semua sudah menyiapkan dengan baik,” ujar dr. Zainal.
Dia menargetkan layanan Cath Lab ini sudah mulai memproses penanganan medis bagi pasien umum pada tahun 2026. Sementara cakupan fasilitas bagi peserta BPJS Kesehatan akan menyusul pada tahun berikutnya setelah menguntiti prosedur kredensial.
“Setelah ini, tentunya pasien umum sudah bisa dikerjakan. Nanti untuk BPJS Kesehatan akan dikredensial kembali. Kita targetkan di tahun ini pasien umum bisa dikerjakan, dan tahun depan untuk pasien-pasien BPJS,” tambahnya.
Menanggapi hasil evaluasi lapangan tersebut, Direktur RSUD Panyabungan Evi Desvita menegaskan komitmen jajarannya untuk memenuhi seluruh catatan teknis demi mempercepat izin operasional.
“Sejauh ini persiapan kita sudah hampir semua terpenuhi. Ada beberapa hal yang nanti sesuai arahan Pak Dirut RS Adam Malik akan kami lengkapi lagi. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemda agar secepatnya bisa melayani pasien-pasien jantung di Mandailing Natal,” ungkap Evi.
Kunjungan itu juga menggalang dukungan dari Kepala Dinas Kesehatan Madina Muhammad Firdaus Batubara beserta jajaran manajemen, komite medis, keperawatan, hingga dokter spesialis.
Dinas Kesehatan berjanji mengawal penyelesaian kendala teknis guna menjamin kelancaran layanan vital tersebut.
Ketua Dewan Pengawas RSUD Panyabungan M. Sahnan Pasaribu optimistis pendampingan intensif dari rumah sakit rujukan utama Sumatra Utara tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dirut RS Adam Malik yang telah melakukan pendampingan sangat baik. Kami berharap tahun ini layanan ini sudah bisa dibuka untuk pasien umum sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah,” kata Sahnan.
Reporter: Sir




Discussion about this post