• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Rp 1.200 Triliun Harus Diserap Dua Bulan, Legislator Nilai Sistem Penyerapan Anggaran Bermasalah

JAKARTA

by Redaksi
Kamis, 3 November 2022
0 0
0
Rp 1.200 Triliun Harus Diserap Dua Bulan, Legislator Nilai Sistem Penyerapan Anggaran Bermasalah

Anggota Komisi XI DPR RI Marinus Gea. (FOTO: DPR.GO.ID)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Anggota Komisi XI DPR RI Marinus Gea menilai sistem penyerapan anggaran masih amburadul atau bermasalah. Sehingga, memaksa kementerian dan lembaga harus menyerap Rp 1.200 triliun dalam kurun waktu dua bulan atau hingga akhir 2022.

Inilah sistem yang amburadul di pemerintahan kita, karena harus dipaksa menyelesaikan Rp 1.200 triliun itu tidak mudah, kata Marinus,Rabu (2/11/2022).

Menurut dia, ada beberapa sebab mengapa sistem penganggaran di pemerintah masih amburadul.Pertama, karena masa waktu penggunaan anggaran yang membuat proses transfer ke daerah terlambat. Padahal, pembangunan di daerah itu terus berjalan. Sehingga, program yang seharusnya sudah disiapkan dari awal menjadi tidak bisa dilakukan, karena waktunya sudah tidak memungkinkan lagi.

Kedua, bisa jadi program itu tidak tepat lagi dilaksanakan sesuai dengan perencanaan sebelumnya. Sebab, program itu sudah dirancang tahun sebelumnya. Jadi, pada saat implementasinya tidak tepat lagi program itu dilakukan.

“Contoh pembangunan di daerah. Misalnya, masa waktu pembangunan gedung dikasih waktu paling lambat enam bulan. Sementara anggarannya baru bisa dipersiapkan atau dilelang pada Agustus-September. Dari September baru bisa dikontrak oleh pemenang lelang baru bisa Oktober. Jadi, gimana bisa dilaksanakan? Tidak mau mereka pemenang lelang itu, ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Itu sebabnya, dia menduga sistem penyerapan anggaran di pusat yang tidak efektif, sehingga berdampak pada pembangunan daerah yang terlambat untuk melaksanakan program tersebut.

Saya secara pribadi mendorong Komisi XI meminta penjelasan kepada Menkeu, kenapa bisa sampai ada penyerapan yang tidak optimal sebesar Rp 1.200 triliun. Saya juga kaget baca berita itu. Kalau Ibu Menkeu katakan berhemat Rp 1.200 triliun, artinya kita cukupsurvive. Tapi, ternyata minta dihabiskan, tuturnya.

Reporter: Rls

Tags: Komisi XI DPRLegislatorMenkeuPenyerapan Anggaran
ShareTweet
Next Post
BKSDA Sumbar akan Bangun Landmark di Taman Wisata Alam Lembah Harau

BKSDA Sumbar akan Bangun Landmark di Taman Wisata Alam Lembah Harau

Discussion about this post

Recommended

Pemkab Madina Dorong Pelaku Ekraf Manfaatkan Akses Modal KUR Bunga Rendah

Pemkab Madina Dorong Pelaku Ekraf Manfaatkan Akses Modal KUR Bunga Rendah

1 bulan ago
Ada Takjil Buka Puasa di Lopo Gratis Polres Madina

Ada Takjil Buka Puasa di Lopo Gratis Polres Madina

4 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025