Panyabungan, StartNews Polres Mandailing Natal (Madina) sukses menjalankan arahan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Agung Setya Imam Efendi yang memerintahkan razia narkoba di wilayah perbatasan provinsi. Anggota Polres Madina berhasil menangkap kurir ganja di Muarasipongi, wilayah kecamatan yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Drama penangkapan kurir ganja itu berlangsung sengit. Polisi sempat mengejar kurir ganja yang diketahui bernama Anto (28), warga Jorong Sungai Tambang, Kecamatan Kamang Baru Aur, Kabapaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Anto sempat bersembunyi ke pekarangan rumah warga saat polisi dari Polres Madina dibantu Polsek Muarasipongi menggelar razia narkoba di daerah perbatasan. Namun, Anto gagal mengelabui polisi. Dia berhasil ditangkap dengan barang bukti ganja kering siap edar seberat 16 kilogram.
Penangkapan kurir ganja itu bermula dari informasi masyarakat yang disampaikan ke Polres Madina pada 25 Oktober 2023. Warga menginformasikan bahwa Anto akan membawa ganja melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muarasipongi.
Informasi itu terbukti kebenarannya. Setelah mengintai, polisi melihat Anto melintas dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna kuning dari arah Kabupaten Madina menuju Provinsi Sumatera Barat.
Saat hendak ditangkap, Anto sempat kabur ke arah pemukiman dan bersembunyi di dalam garasi mobil milik warga. Namun, upaya melarikan diri itu gagal. Polisi berhasil menangkap Anto berikut barang bukti ganja kering yang dibawa menggunakan dua tas rangsel warna hitam dan merah.
Polisi juga menyita barang bukti handpone android merek Samsung warna biru, sepeda motor Honda Beat warna kuning BM 4857 WP yang ditunggangi Anto.
Penangkapan pelaku ini bertepatan dengan operasi pemberantasan narkoba yang kita lakukan di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dengan Kabupaten Madina. Namun, sebelum pelaku ditangkap, kami sempat kejar-kejaran dengan pelaku, kata Kasat Narkoba Polres Madina AKP Irwan.
Kini Anto mendekam di kamar jeruji besi Polres Madina untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Reporter: Sir





Discussion about this post