• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

PWI Ingatkan Hotman Paris Jaga Marwah Pers

by Redaksi
Senin, 20 Juli 2026
0 0
0
PWI Ingatkan Hotman Paris Jaga Marwah Pers

Ketua Umum PWI Akhmad Munir. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

PWI Pusat menuntut klarifikasi dan maaf dari Hotman Paris setelah sang advokat melontarkan ucapan yang dinilai merendahkan martabat wartawan saat bertugas di Kejaksaan Agung.

Jakarta, StartNews – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan martabat wartawan saat memberikan keterangan di lingkungan Kejaksaan Agung. Ucapan bernada intimidasi verbal tersebut dianggap mencederai semangat kebebasan pers yang dilindungi oleh undang-undang, dimana wartawan bekerja demi memenuhi hak publik atas informasi.

Polemik ini bermula saat Hotman Paris mendampingi kliennya, mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pada Jumat, 17 Juli 2026. Dalam sesi konferensi pers itu, Hotman melontarkan kalimat “lu punya otak nggak?” kepada salah satu wartawan yang sedang mengajukan pertanyaan untuk menggali informasi.

Akhmad Munir mengatakan kegiatan bertanya merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang sah. Menurut dia, meski setiap narasumber memiliki hak untuk menjawab ataupun menolak pertanyaan, hal itu harus disampaikan dengan cara yang tetap menghormati profesi wartawan.

“Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun, tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

Munir juga mengatakan advokat maupun wartawan sebenarnya memiliki kedudukan yang setara dan fungsi yang sama penting dalam menjaga pilar demokrasi. Advokat bekerja untuk memberikan pembelaan hukum kepada klien. Sementara wartawan bertugas menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat luas.

Itu sebabnya, PWI tidak berniat mencampuri substansi perkara hukum yang sedang berjalan, melainkan murni bergerak untuk menjaga marwah profesi anggotanya.

“PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapapun,” tegas Munir.

Atas kejadian ini, PWI Pusat meminta Hotman Paris menyampaikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat sekaligus permohonan maaf kepada insan pers. Munir mengingatkan kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar dalam ruang public. Namun, cara penyampaiannya harus tetap mematuhi norma kesantunan.

“Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun, pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” tambah Munir.

Sebagai langkah internal, PWI Pusat mengimbau seluruh wartawan di Indonesia untuk tetap berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dengan mengedepankan independensi, akurasi, dan profesionalisme di lapangan.

PWI juga menjamin akan terus memberikan perlindungan hukum bagi setiap jurnalis yang mengalami intimidasi atau upaya penghambatan kerja dalam bentuk apapun.

Munir juga mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari pejabat publik, penegak hukum, hingga narasumber—untuk membangun komunikasi yang saling menghargai demi terciptanya ekosistem pers yang sehat.

“Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika,” pungkas Munir.

Reporter: Sir

Tags: Hotman ParisMarwahPersPWI
ShareTweet
Next Post
Sebelum Copot Pimpinan BGN, Presiden Prabowo Alami Pergolakan Batin yang Berat

Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Sore Ini, Ini Agenda Pembahasannya

Discussion about this post

Recommended

Jelang Ramadan, 4 Rumah Ludes Terbakar, 4 Lainnya Rusak Ringan di Kelurahan Longat

Jelang Ramadan, 4 Rumah Ludes Terbakar, 4 Lainnya Rusak Ringan di Kelurahan Longat

6 tahun ago
Khawatir Gerakan Radikalisme di Sekolah, Aktivis Pelajar NU Madina Temui Kapolres

Khawatir Gerakan Radikalisme di Sekolah, Aktivis Pelajar NU Madina Temui Kapolres

4 tahun ago

Popular News

  • Wings Air Pangkas Harga Tiket Rute Madina, Lebih Murah dari Sibolga

    Wings Air Pangkas Harga Tiket Rute Madina, Lebih Murah dari Sibolga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026