• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pusuk Otang, Kuliner Ekstrem Khas Mandailing yang Jadi Tradisi

by Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026
0 0
0
Pusuk Otang, Kuliner Ekstrem Khas Mandailing yang Jadi Tradisi

Bagi masyarakat Madina, pusuk otang bukan sekadar makanan, tetapi juga identitas budaya. (FOTO: STARTNEWS/FADLI MUSTAIFD)

ADVERTISEMENT

Ramadan di Mandailing Natal (Madina) tak lengkap tanpa pusuk otang. Simak kisah pedagang dan warga yang menjaga tradisi kuliner pucuk rotan bakar ini sebagai menu wajib berbuka puasa.

Panyabungan, StartNews – Saat azan Maghrib mulai mendekati waktu, aroma khas kayu bakar yang menyengat di sepanjang jalanan di Panyabungan kota, seolah menjadi penanda waktu berbuka telah tiba. Di antara hiruk-pikuk pedagang takjil moderen, sebuah pemandangan kontras dan autentik selalu muncul setiap tahunnya, yakni tumpukan pusuk otang (pucuk rotan) yang dibakar di atas bara api. Warga setempat menyebutnya pusuk otang.

Meski terlihat ekstrem bagi sebagian orang karena bahan bakunya adalah pucuk rotan muda, bagi masyarakat Madina, pusuk otang bukan sekadar makanan, tetapi juga identitas budaya dan menu wajib yang telah melintasi generasi.

Pucuk rotan yang dibakar hingga kulit luarnya menghitam ini, setelah dikupas akan menyuguhkan bagian dalam yang berwarna putih kekuningan dengan tekstur unik serta citarasa pahit-gurih yang khas.

Fitri, seorang pedagang musiman yang menjajakan pusuk otang di pinggir jalan, mengatakan fenomena perburuan pusuk otang selalu meningkat setiap Ramadan tiba. Menurut dia, ada kepuasan tersendiri melihat antusiasme warga yang rela mengantre demi mendapatkan pucuk rotan segar.

Bahkan, dia merasakan peningkatan omzet yang signifikan pada Ramadan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau bulan puasa ini memang banyak yang mencari pusuk otang. Pelanggan saya bilang, kalau belum makan pusuk otang sebagai lauk berbuka, rasanya ada yang kurang. Jadi, memang ini sudah jadi menu wajib untuk teman makan nasi dan sambal,” ujar Fitri saat ditemui di sela kesibukannya membakar pusuk otang, Kamis (12/3/2026).

Untuk memenuhi permintaan yang tinggi, Fitri mengaku harus mendatangkan pasokan pucuk rotan muda langsung dari daerah Singkuang dan Panti. Dia menawarkan harga yang relative murah agar tetap bisa dijangkau oleh semua kalangan, yakni mulai dari Rp10.000 untuk satu batang hingga paket ekonomis dua batang seharga Rp15.000 dan Rp25.000 untuk ukuran yang lebih besar.

Keberadaan pusuk otang di meja makan warga Madina saat Ramadan bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan nutrisi, melainkan tentang menjaga tradisi. Di tengah gempuran kuliner kekinian, pusuk otang tetap kokoh menjadi primadona.

Bagi pedagang seperti Fitri, momentum bulan suci ini bukan sekadar waktu untuk meraup tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan kuliner lokal agar tetap dicintai oleh masyarakat Mandailing hingga generasi mendatang.

Reporter: Fadli Mustafid

Tags: EkstremKhas MandailingKulinerPusuk OtangTradisi
ShareTweet

Discussion about this post

Recommended

Tim Jibom Gegana Ledakkan Granat Militer di Padangsidimpuan

Tim Jibom Gegana Ledakkan Granat Militer di Padangsidimpuan

4 minggu ago
Serahkan Bantuan Bibit, Atika Berharap Madina Jadi Produsen Bawang Merah

Serahkan Bantuan Bibit, Atika Berharap Madina Jadi Produsen Bawang Merah

5 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Desa Sibiobio Laporkan Pembalakan Liar Hutan Kotanopan ke Polres Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Madina Tetapkan Direktur PT ISN Jadi Tersangka Kasus Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025