• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Preman Kampung Babak Belur Dihajar Massa Usai Peras Pemilik Salon di Panyabungan

by Redaksi
Senin, 8 Januari 2024
0 0
0
Preman Kampung Babak Belur Dihajar Massa Usai Peras Pemilik Salon di Panyabungan

FOTO: Tanganrakyat.id.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Pria berinisial MDN ini babak belur dihajar massa di salah satu salon di Jalan Willem Iskander, tepatnya di depan Bank Mandiri, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (8/1/2024).

Preman kampung asal Banjar Tinggi, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, itu dihajar massa usai memeras pemilik salon.

Dikutip dari Tanganrakyat.id, MDN datang ke salon itu untuk meminta sejumlah uang kepada pemilik salon. Lataran merasa terus-menerus diperas, pemilik salon meminta pertolongan kepada abang iparnya dan warga sekitar.

“Gak tau alasannya tiap hari ia datang kesini meminta uang. Kami bosan juga melihatnya. Padahal pertamanya kami kasih terus. Namun, hari ini ia mintanya lebih dari 1 juta. Kalau gak dikasih dia mau mukul,” kata saksi yang juga abang ipar pemilik salon.

Menurut dia, pemilik salon setiap hari harus menyetor uang ke preman kampung itu sebesar Rp30 ribu. Namun, kemarin pelaku datang lagi meminta uang Rp500 ribu. Karena tidak punya uang, pelaku memukul korban di salonnya.

“Pertamanya kita kasih 30 ribu, namun kemarin ia datang dan minta uang 500 ribu. Terus naik lagi minta 1 juta sampai 2 juta. Karena kemarin gak dikasih, dia pukul adek saya, makanya adek saya telpon saya tadi minta datang kesini,” tutur saksi.

Sebelum dihajar massa, saksi dan pelaku sempat berduel di salon tersebut. Tak lama kemudian, warga berdatangan dan menghajar pelaku. Akibat duel itu, pelaku dan korban mengalami luka.

Meski luka parah setelah dihajar massa, nyawa pelaku dapat diselamatkan setelah beberapa polisi datang ke lokasi dan mengamankan pelaku ke Kantor Polsek Panyabungan.

Kapolsek Panyabungan AKP Syarifuddin Nasution membenarkan pelaku saat ini sudah berada di Kantor Polsek Panyabungan untuk dimintai keterangan.

Reporter: Sir

Tags: Babak BelurpanyabunganPreman KampungSalon
ShareTweet
Next Post
Pemkab Madina Usulkan 921 Formasi PPPK 2023 untuk Guru dan Kesehatan

Pemprov Sumut Rekrut PPPK Tahun 2024 sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Discussion about this post

Recommended

Camat Puncak Sorik Marapi Tinjau Vaksinasi Pelajar

Camat Puncak Sorik Marapi Tinjau Vaksinasi Pelajar

4 tahun ago
Hari Ini Saipullah Santuni 127 Anak Yatim di Enam Desa di Panyabungan

Hari Ini Saipullah Santuni 127 Anak Yatim di Enam Desa di Panyabungan

2 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Nama Dekan dan Wakil Dekan di USU yang Baru Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025