• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Februari 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Penambang Emas Ilegal di Kotanopan

by Redaksi
Minggu, 1 Februari 2026
0 0
0
Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Makan Korban Jiwa, Satu Warga Tewas

FOTO: ISTIMEWA.

Panyabungan, StartNews – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy menyatakan pihaknya masih menyelidiki insiden tewasnya seorang warga di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Muara Pungkut, Kecamatan Kotanopan.

​Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sore tersebut merenggut nyawa Budi Hartono (49), warga Desa Huta Dangka, setelah tertimbun material bekas galian emas bersama dua rekannya yang berhasil selamat.

​AKBP Bagus Priandy menegaskan jajarannya telah bergerak untuk menangani kasus ini. Saat ini, tim dari Polsek Kotanopan bersama Satuan Reskrim Polres Madina tengah melakukan penyelidikan di lapangan guna mengungkap fakta-fakta di balik aktivitas tambang ilegal yang memakan korban jiwa tersebut.

​”Peristiwa ini sedang ditangani oleh Polsek Kotanopan dan Satuan Reskrim Polres Madina,” ujar AKBP Bagus Priandy menanggapi insiden maut tersebut.

​Langkah tegas Kapolres ini mendapat dukungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Madina. Ketua PMII Madina Abdul Rahmad Hasibuan menilai insiden itu menjadi momentum bagi Kapolres untuk membuktikan komitmennya dalam menertibkan PETI yang menjadi program prioritas di wilayah hukum Madina.

​”Kami mendukung penuh penegakan hukum sesuai SOP oleh Polres Madina. Kami meyakini Kapolres akan tegak lurus mengusut tuntas siapa di balik kegiatan tambang tanpa izin tersebut,” ujar Abdul Rahmad, Minggu (1/2/2026).

​PMII juga mendesak agar penyelidikan menyasar seluruh aktor yang terlibat, mulai dari pemilik lahan, pemodal, hingga pemilik alat berat (excavator) yang beroperasi di lokasi.

Dia menilai penegakan hukum yang tegas menjadi satu-satunya cara agar tidak ada lagi nyawa warga yang melayang akibat aktivitas mafia tambang di Kotanopan.

Reporter: Sir

Tags: KasusKotanopanPENAMBANGpolres madinaTewasUsut
ShareTweet
Next Post
September 2026, STAI Syech Abdul Fattah Madina Ditargetkan Beroperasi

September 2026, STAI Syech Abdul Fattah Madina Ditargetkan Beroperasi

Discussion about this post

Recommended

Pemkab Madina Ajukan Empat Ranperda ke DPRD

Pemkab Madina Ajukan Empat Ranperda ke DPRD

2 tahun ago
Nanda Alvina Jadi Camat Perempuan Pertama di Kota Padangsidimpuan

Nanda Alvina Jadi Camat Perempuan Pertama di Kota Padangsidimpuan

4 tahun ago

Popular News

  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar Sabu Ini Ditangkap Polisi di Kelurahan Pasar Sibuhuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Rumah dan Mobil Musnah Terbakar di Desa Relokasi Muarasipongi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo Mahasiswa di Jakarta Pusat Hari Ini, 603 Personel Keamanan Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • L300 Tabrak Truk Fuso di Tikungan Nabundong, Tujuh Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025