• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Penambang Emas Ilegal di Kotanopan

by Saparuddin Siregar
Minggu, 1 Februari 2026
0 0
0
Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Makan Korban Jiwa, Satu Warga Tewas

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy menyatakan pihaknya masih menyelidiki insiden tewasnya seorang warga di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Muara Pungkut, Kecamatan Kotanopan.

​Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sore tersebut merenggut nyawa Budi Hartono (49), warga Desa Huta Dangka, setelah tertimbun material bekas galian emas bersama dua rekannya yang berhasil selamat.

​AKBP Bagus Priandy menegaskan jajarannya telah bergerak untuk menangani kasus ini. Saat ini, tim dari Polsek Kotanopan bersama Satuan Reskrim Polres Madina tengah melakukan penyelidikan di lapangan guna mengungkap fakta-fakta di balik aktivitas tambang ilegal yang memakan korban jiwa tersebut.

​”Peristiwa ini sedang ditangani oleh Polsek Kotanopan dan Satuan Reskrim Polres Madina,” ujar AKBP Bagus Priandy menanggapi insiden maut tersebut.

​Langkah tegas Kapolres ini mendapat dukungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Madina. Ketua PMII Madina Abdul Rahmad Hasibuan menilai insiden itu menjadi momentum bagi Kapolres untuk membuktikan komitmennya dalam menertibkan PETI yang menjadi program prioritas di wilayah hukum Madina.

​”Kami mendukung penuh penegakan hukum sesuai SOP oleh Polres Madina. Kami meyakini Kapolres akan tegak lurus mengusut tuntas siapa di balik kegiatan tambang tanpa izin tersebut,” ujar Abdul Rahmad, Minggu (1/2/2026).

​PMII juga mendesak agar penyelidikan menyasar seluruh aktor yang terlibat, mulai dari pemilik lahan, pemodal, hingga pemilik alat berat (excavator) yang beroperasi di lokasi.

Dia menilai penegakan hukum yang tegas menjadi satu-satunya cara agar tidak ada lagi nyawa warga yang melayang akibat aktivitas mafia tambang di Kotanopan.

Reporter: Sir

Tags: KasusKotanopanPENAMBANGpolres madinaTewasUsut
ShareTweet
Next Post
September 2026, STAI Syech Abdul Fattah Madina Ditargetkan Beroperasi

September 2026, STAI Syech Abdul Fattah Madina Ditargetkan Beroperasi

Discussion about this post

Recommended

Warga Pencari Besi Temukan Bom Militer Peninggalan Perang di Tanjungbalai

Warga Pencari Besi Temukan Bom Militer Peninggalan Perang di Tanjungbalai

2 tahun ago
Pagi Ini Padangsidimpuan Digoyang Gempa

Sidimpuan Digoyang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,3

2 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026