Jakarta, StartNews Tim Gabungan Ditpolairud Baharkam Polri menjegalpengiriman Benih Bening Lobster (BBL) di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.
Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol. Yassin Kosasih mengatakan, saat ini telahmengetahui kegiatan pengiriman benih lobster tersebut berdasarkan informasi dari Tim Gabungan.
Penindakan terhadap satu orang terduga pelaku berinisial IS, lanjut dia, diketahuimengendari kendaraan mobil warna hitam nomor polisi D 1855 EU.
“Mobil tersebut membawa empat koper warna hitam yang dibungkus karung, diduga benih bening lobster,setelah berhasil mengamankan IS,” kata Yasin di Markas Polairud Baharkam Polri, Jakarta Utara, Jumat (24/9/2021).
Yasin menjelaskan, tim gabungan Subdit Gakkum dan Subdit Intelair kemudian mengamankan MH yang menjadi nakhoda speed boat yang akan membawa benih lobster dari Pelabuhan Muara Baru Jakarta Utara menuju Batam.
“Dari Batam selanjutnya benih lobster ini akan dikirimkan ke Singapura,” ucap Yassin.
Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri guna proses lebih lanjut.
Polisi telah mengamankan barang bukti satu unit mobil warna hitam nopol D1855 EU, satu unit speadboat warna abu-abu hitam, empat buah koper warna hitam, 122.100 ekor benih bening lobster, uang Rp 1 juta, dan 6 unit handphone.
“Dari pengungkapan kasus tersebut, Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri telah berhasil mengungkap satu sindikat jaringan pelaku penyelundupan benih bening lobster yang dapat mengancam potensi kekayaanperikanan laut Indonesia,” jelas Yassin.
Yassin mengungkapkan, sektor tersebut merupakan sektor perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang seyogyanya dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat nelayan dan pesisir serta keberlangsungan ekosistem lautIndonesia pada masa mendatang.
“Total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari pengungkapan kasus ini mencapai lebih Rp 33,6 miliar,” ungkap Yassin.
Reporter: RRI





Discussion about this post