• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Poktan Melati Panen Bawang Merah, Hasilkan 13 Ton per Hektare

by admin-start21
Kamis, 4 Maret 2021
0 0
0
Poktan Melati Panen Bawang Merah, Hasilkan 13 Ton per Hektare
ADVERTISEMENT

Siabu, StArtNews-Kelompok Tani (Poktan) Melati Desa Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan panen bawang merah, Kamis, (4/3).

Panen bawang merah dilahan Poktan Melati tersebut dihadiri Kadis Pertanian Siar Nasution, Seketaris, Kabid, Kasi PPL, staf Dinas Pertanian dan Ibu Kadis serta petani.

Kadis Perainan Madina, Siar Nasution menyampaikan ucapan terima kasih kepada Poktan Melati yang telah mengalihkan tanaman padi ke bawang merah

“Kepada poktan melati, kami ucapan terima kasih karena telah mau mengubah pola tanam dari tanaman padi ke bawang merah,” ucap Siar.

Bawang merah yang dipanen di lahan Poktan Melati merupakan bantuan dari APBD Provinsi Sumut.

“Bawang merah yang dipanen dari lahan Poktan Melati ini merupakan bibit bawang merah yang bersumber dari Dana Refocusing APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2020,” ungkap Siar.

Dalam panen bawang merah ini, kata Siar, mendapat hasil 13 ton/hektare.

“Bantuan yang diserahkan kepada kelompok tani saat itu tidak hanya bibit bawang tetapi pupuk dan perlatan pertanian sehingga Poktan Melati mendapatkan hasil bawang merah sebanyak 13 ton/hektare,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Kadis Pertanian memberikan arah kepada patani bawang supaya lebih serius untuk mengelola lahannya agar Madina bisa mencapai swasembada bawang merah

“Kita jangan merasa puas dengan hasil panen ini, Pemerintah melalui Dinas Pertanian akan terus memberikan pengetahuan kepada petani agar petani lebih meningkatkan hasil produksinya, jelas Siar.

Siar juga mengajak petani untuk bercocok tanam palawija sehingga tidak terlalu fokus pada tanaman padi.

“Ke depannya kita jangan terlalu fokus terhadap bertani padi sawah, tetapi kita beralihlah ke tanaman palawija dan sayur-sayuran karena tanam ini juga sangat menguntungkan petani,” pintanya.

Reporter: Putra Saima

Editor: Roy Adam

Tags: Bawang MearhPoktan
ShareTweet
Next Post
Air Mata Masyarakat Harus Dibayar dengan Penutupan Perusahaan PT SMGP

Air Mata Masyarakat Harus Dibayar dengan Penutupan Perusahaan PT SMGP

Discussion about this post

Recommended

Pemkab Madina dan Pasaman Barat Jalin Kerja Sama Pembangunan Perbatasan

Pemkab Madina dan Pasaman Barat Jalin Kerja Sama Pembangunan Perbatasan

4 tahun ago
Wabup Madina Optimistis Pergantian Pimpinan BPK Sumut Berdampak Positif

Wabup Madina Optimistis Pergantian Pimpinan BPK Sumut Berdampak Positif

1 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Kajari di Sumatera Utara Diganti, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Meinul Lubis Ditahan Jaksa, Bupati Madina Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026