• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Poktan Melati Panen Bawang Merah, Hasilkan 13 Ton per Hektare

by admin4situs
Kamis, 4 Maret 2021
0 0
0
Poktan Melati Panen Bawang Merah, Hasilkan 13 Ton per Hektare
ADVERTISEMENT

Siabu, StArtNews-Kelompok Tani (Poktan) Melati Desa Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan panen bawang merah, Kamis, (4/3).

Panen bawang merah dilahan Poktan Melati tersebut dihadiri Kadis Pertanian Siar Nasution, Seketaris, Kabid, Kasi PPL, staf Dinas Pertanian dan Ibu Kadis serta petani.

Kadis Perainan Madina, Siar Nasution menyampaikan ucapan terima kasih kepada Poktan Melati yang telah mengalihkan tanaman padi ke bawang merah

“Kepada poktan melati, kami ucapan terima kasih karena telah mau mengubah pola tanam dari tanaman padi ke bawang merah,” ucap Siar.

Bawang merah yang dipanen di lahan Poktan Melati merupakan bantuan dari APBD Provinsi Sumut.

“Bawang merah yang dipanen dari lahan Poktan Melati ini merupakan bibit bawang merah yang bersumber dari Dana Refocusing APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2020,” ungkap Siar.

Dalam panen bawang merah ini, kata Siar, mendapat hasil 13 ton/hektare.

“Bantuan yang diserahkan kepada kelompok tani saat itu tidak hanya bibit bawang tetapi pupuk dan perlatan pertanian sehingga Poktan Melati mendapatkan hasil bawang merah sebanyak 13 ton/hektare,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Kadis Pertanian memberikan arah kepada patani bawang supaya lebih serius untuk mengelola lahannya agar Madina bisa mencapai swasembada bawang merah

“Kita jangan merasa puas dengan hasil panen ini, Pemerintah melalui Dinas Pertanian akan terus memberikan pengetahuan kepada petani agar petani lebih meningkatkan hasil produksinya, jelas Siar.

Siar juga mengajak petani untuk bercocok tanam palawija sehingga tidak terlalu fokus pada tanaman padi.

“Ke depannya kita jangan terlalu fokus terhadap bertani padi sawah, tetapi kita beralihlah ke tanaman palawija dan sayur-sayuran karena tanam ini juga sangat menguntungkan petani,” pintanya.

Reporter: Putra Saima

Editor: Roy Adam

Tags: Bawang MearhPoktan
ShareTweet
Next Post
Air Mata Masyarakat Harus Dibayar dengan Penutupan Perusahaan PT SMGP

Air Mata Masyarakat Harus Dibayar dengan Penutupan Perusahaan PT SMGP

Discussion about this post

Recommended

Rakor Penanggulangan TBC, Madina Nomor 7 Kasus Tertinggi di Sumut

Rakor Penanggulangan TBC, Madina Nomor 7 Kasus Tertinggi di Sumut

6 bulan ago
Cegah Covid-19 Jelang Nataru, Pemprov Sumut Batasi Mobilitas Penduduk

HET Minyak Goreng Dicabut, Edy Rahmayadi Minta Warga Tenang

4 tahun ago

Popular News

  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025