• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pj. Gubernur Sumut Minta Bupati dan Wali Kota Berlari Jalankan Pembangunan

by Redaksi
Rabu, 6 September 2023
0 0
0
Pj. Gubernur Sumut Minta Bupati dan Wali Kota Berlari Jalankan Pembangunan
ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin meminta para bupati dan wali kota di Sumut terus bergerak maju dan berlari menjalankan program pembangunan.

Hassanudin menyampaikan hal itu saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para bupati dan wali kota di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (6/9/2023).

Saya ingin bertegur sapa dengan bapak/ibu sekalian. Walaupun beberapa di antaranya, kita pernah bertemu dan kenal sebelumnya. Karena saya juga pernah jadi Pangdam (I/BB) di sini. Jadi banyak yang sudah saling kenal, ujarnya.

Usai perkenalan, Hassanudin mengaku telah menerima data-data melalui ‘Sumut dalam Angka. Menurut dia, provinsi ini dalam kondisi yang cukup bagus. Namun, hal itu tidak serta merta merupakan peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) saja, melainkan juga tergantung pada bagaimana keadaan di setiap kabupaten/kota.

Karena provinsi itu kan himpunan dari semua kabupaten/kota. Jadi, kalau ada yang tidak bagus, satu saja, maka semua bisa saja enggak bagus. Karena ini akumulasi data kabupaten/kota, sebutnya.

Dengan segala potensi, kearifan lokal, ciri khas, dan sumber daya yang ada di setiap daerah, kata Hassanudin, kehadiran Pemprov Sumut juga dalam rangka menyinergikan, menyelaraskan, memperkuat serta mempertajam arus pembangunan, baik di kabupaten/kota tertentu maupun antar daerah.

Jadi, jangan ada barier (penghalang) antara kita. Misalnya saja, Danau Toba, di situ ada 8 kabupaten yang terkait dengan itu. Termasuk Pakpak Bharat yang merupakan wilayah penopang walaupun tidak ada wilayahnya yang jadi bagian dari Danau Toba. Sekali lagi, kehadiran saya di sini bukan sifatnya mengikat atau top-down, tetapi membangun keterpaduan dan sinergitas. Kita (Pemprov) itu mendukung kegiatan dan menggabungkan seluruh kabupaten/kota serta memastikan kondisinya baik, jelasnya.

Untuk itu, Hassanudin mengakui bahwa sebagai Pj. Gubernur, dia bertugas melanjutkan program pembangunan, yang sudah bagus harus diteruskan.

Apalagi tahun depan, kata dia, akan ada tugas besar menanti guna menyukseskan agenda nasional seperti Pemilu, Pilkada serentak, dan Pekan Olahraga Nasional.

Saya dapat titipan dari pusat untuk menyukseskan agenda nasional. Tahun depan kita laksanakan PON, mari kita sukseskan. Baik menjadi tuan rumah, sebagai penyelenggara maupun sebagai peserta. Yang pasti, harus sukses, aman, dan tertib administrasi. Kita harus belajar dari pengalaman (PON) sebelum-sebelumnya agar aman hingga selesai, tegasnya.

Terakhir, Hassanudin mengingatkan bahwa keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan merupakan satu hal yang baik. Sebab, pemeriksaan keuangan terus berkembang, hingga hal yang kecil dan detail pun menjadi objek untuk memastikan tidak ada kesalahan di dalamnya.

Tidak usah alergi dengan pemeriksaan. Karena saya dipesankan oleh Menteri Dalam Negeri, pertama husnul khatimah (berakhir dalam kondisi baik), dan kedua aman selamanya. Yang penting, apapun yang kita kerjakan, berdasarkan data dan fakta di lapangan yang muaranya berasal dari Pancasila. Ingat, orang lain mungkin sudah berlari. Kita juga harus berlari, tidak boleh jalan di tempat. Makanya tidak ada vacum of power, semua harus gerak cepat, bebernya.

Sebagai penutup, Hassanudin meminta seluruh kepala daerah di Sumut untuk bekerja maksimal, dengan kehati-hatian dan kecermatan. Namun bukan berarti takut mengambil keputusan. Sebab, selama masih dalam koridor dan ketaatan terhadap aturan serta manajemen risikonya.

Yang penting pertama adalah bagaimana menjalankan program dengan benar, kemudian baik, baru kita dapat enaknya. Jangan mau enaknya, tapi nggak benar. Harus diawali dengan melaksanakannya dengan benar, sebutnya.

Reporter: Rls

Tags: HassanudinpembangunanPj. Gubernur SumutRakor
ShareTweet
Next Post
Massa GMPM Batal Demo, Kadis PUPR Madina Kena Prank

Kadis PUPR Madina Perintahkan Pengawas Periksa Mutu Proyek Jalan di Batahan

Discussion about this post

Recommended

Corak Batik Mandailing Dinilai Masih Terbatas, Perlu Diperbanyak

Corak Batik Mandailing Dinilai Masih Terbatas, Perlu Diperbanyak

6 tahun ago
Korupsi DBH PBB, Mantan Bupati Labura Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Korupsi DBH PBB, Mantan Bupati Labura Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

4 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Desa Sibiobio Laporkan Pembalakan Liar Hutan Kotanopan ke Polres Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Madina Tetapkan Direktur PT ISN Jadi Tersangka Kasus Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025