• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1.532 Burung Liar di Tol Lampung

by Redaksi
Senin, 4 Mei 2026
0 0
0
Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1.532 Burung Liar di Tol Lampung

Petugas menggagalkan pengiriman 1.532 ekor burung liar di Tol Lampung menuju Bekasi. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Petugas menggagalkan pengiriman 1.532 ekor burung liar di Tol Lampung menuju Bekasi. Hal ini mengancaman kerusakan ekosistem pertanian akibat perburuan masif.

Lampung, StartNews – Petugas gabungan BKSDA Bengkulu-Lampung dan PJR Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan 1.532 ekor burung liar ilegal di ruas Tol Terbanggi Besar–Bakauheni KM 70, Lampung Selatan, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Ribuan burung yang diangkut menggunakan mobil Isuzu ELF tersebut rencananya dikirim dari Kota Metro, Lampung, menuju wilayah Bekasi, Jawa Barat, untuk memasok tingginya permintaan pasar burung di Pulau Jawa.

Kepala Balai KSDA Bengkulu-Lampung Agung Nugroho mengungkapkan, penindakan itu dilakukan pada pukul 01.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Dalam pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan ribuan satwa tersebut berjubel di dalam 63 keranjang dan 13 kardus bekas. Sebanyak 10 ekor di antaranya jenis satwa yang dilindungi.

“Petugas mengamankan satu unit Isuzu ELF bernomor polisi K 7626 KB yang mengangkut satwa tanpa dokumen sah,” ujar Agung Nugroho, Senin (4/5/2026).

Selain melanggar hukum karena tidak memiliki dokumen resmi, aksi penyelundupan ini dinilai mengancam stabilitas sektor pertanian. Hilangnya ribuan burung dari habitat aslinya di Sumatera dapat memutus rantai makanan yang selama ini berfungsi sebagai pengendali hama alami bagi para petani.

Direktur Eksekutif Flight Marison Guciano menjelaskan, eksploitasi burung liar dari hutan Sumatera menuju Jawa berdampak jangka panjang yang merugikan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

“Ketika burung hilang dari habitatnya, hama berkembang tanpa kontrol dan berdampak langsung terhadap pertanian,” kata Marison.

Data dari organisasi Flight menunjukkan, Lampung masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan perdagangan ilegal, dengan catatan sekitar 300 ribu burung liar asal Sumatera berhasil disita dalam delapan tahun terakhir.

Saat ini, sopir kendaraan telah diamankan kepolisian untuk pengembangan kasus guna mengungkap jaringan besar di balik perdagangan satwa tersebut.

Seluruh burung hasil sitaan kini berada di bawah pengawasan petugas untuk menjalani proses habituasi di kawasan Tahura Wan Abdul Rahman. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan burung sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke alam guna menjaga keseimbangan populasi dan menekan risiko ledakan hama di lahan-lahan pertanian.

Reporter: Sir

Tags: Burung LiarPenyelundupanPetugasTol Lampung
ShareTweet
Next Post
Puluhan Istri Polisi Demo Anggota DPRD Padangsidimpuan Terkait Dugaan Penipuan 34 Personel Polres

Puluhan Istri Polisi Demo Anggota DPRD Padangsidimpuan Terkait Dugaan Penipuan 34 Personel Polres

Discussion about this post

Recommended

Peringatan Hari Pramuka ke-60 di Sumut, Sejumlah Tokoh Dapat Penghargaan

Peringatan Hari Pramuka ke-60 di Sumut, Sejumlah Tokoh Dapat Penghargaan

5 tahun ago
MTQ Madina, Panyabungan Kota Juara Umum

MTQ Madina, Panyabungan Kota Juara Umum

6 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Mara Samin Lubis Dilantik Jadi Ketua STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026