Pemko Padangsidimpuan mulai memperbaiki jalan di Kompleks Sidimpuan Baru senilai Rp1,9 miliar menggunakan dana TKD Tambahan pascabencana.
Padangsidimpuan, StartNews – Pemerintah Kota Padangsidimpuan merehabilitasi Jalan Tandang Mulia Harahap di Kompleks Sidimpuan Baru, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, yang rusak dan digenangi air selama hampir lima tahun.
Proyek perbaikan jalan tersebut dibiayai melalui pengoptimalan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun 2026 senilai Rp1,96 miliar sebagai langkah percepatan pemulihan infrastruktur prioritas pascabencana.
Pekerjaan fisik yang dimulai sejak awal Oktober 2026 tersebut menargetkan perbaikan jalan sepanjang 1.300 meter yang tersebar di 14 titik, dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 4 meter.
Pengerjaan mencakup penyiapan serta pemadatan lapisan fondasi berketebalan rata-rata 15 sentimeter yang dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix setebal 5 sentimeter, dengan target penyelesaian pada 12 Desember 2026.
Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana.
“Pemulihan pascabencana membutuhkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Melalui TKD Tambahan, Pemko Padangsidimpuan mengarahkan anggaran ke sejumlah sektor prioritas agar pemulihan berjalan sesuai kebutuhan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Letnan Dalimunthe, Kamis (29/10/2026).
Pemko Padangsidimpuan mengelola total alokasi TKD Tambahan sebesar Rp111 miliar yang disalurkan berdasarkan Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Dana tersebut dialokasikan ke berbagai sektor seperti pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, pendidikan, serta kesehatan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Padangsidimpuan Addi Mawardi Harahap mengatakan proyek di Kompleks Sidimpuan Baru ini merupakan satu dari delapan lokasi penanganan infrastruktur jalan yang dikerjakan oleh bidangnya untuk mengembalikan fungsi jalan utama warga.
Reporter: Sir





Discussion about this post