• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Penderita Stunting di Desa Hutabargot Jae Terus Berkurang

by Redaksi
Senin, 13 September 2021
0 0
0
Penderita Stunting di Desa Hutabargot Jae Terus Berkurang

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madina Hj. Eli Mahrani Jafar Sukhairi saat meninjau kegiatan Posyandu di Desa Hutabargot Setia, Kecamatan Hutabargot, Senin (13/9/2021). (FOTO: PEMKAB MADINA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dr. Syafruddin Nasution mengatakan jumlah penderita stunting di Desa Hutabargot Setia, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Madina, terus berkurang.

Syafruddin menyampaikan hal itu saat mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madina Hj. Eli Mahrani Jafar Sukhairi meninjau kegiatan Posyandu di Desa Hutabargot Setia, Kecamatan Hutabargot, Senin (13/9/2021).

“Jumlah penderita stunting di Desa Hutabargot Setia menurun, kata dr. Syafruddin dalam paparannya.

Pada tahun 2019, kata dia, ada 10 penderita stunting di Desa Hutabargot Setia. Jumlah itu berkurang menjadi 6 orang pada tahun 2020 tiga 3 orang pada tahun 2021. Mengacu pada data tersebut, program stunting di desa ini dianggap berhasil,” katanya.

Sementara Eli Mahrani mengatakan kegiatan Posyandu berkaitan erat dengan program kerja TP PKK Kabupaten Mandailing Natal.

“Saya meminta anggota PKK yang ada di desa menjadi garda terdepan dan memberikan andil yang penting dan serta peka terhadap permasalahan di masyarakat, khususnya kesehatan ibu hamil dan balita,” katanya.

Dia menyarankan agar ibu hamil sering memeriksa kandungannya untuk mengetahui perkembangan janin yang dikandungannya. Anak-anak juga perlu diketahui berat badannya semata-mata untuk kesehatannya, imbuhnya.

Mengingat perlunya Posyandu dalam kesehatan masyarakat, menurut dia, pelaksanaannya butuh dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Kepada para kader Posyandu, saya tegaskan agar senantiasa memantau gizi balita dan ibu hamil melalu penimbangan yang dilakukan Posyandu setiap bulan,” pungkasnya.

Reporter: Rls/Pemkab Madina

Tags: Kesehatan MasyarakatPenderita StuntingPKK Kabupaten MadinaPosyandu
ShareTweet
Next Post
Cuaca Ekstrem Melanda Sumut, Madina Masuk Kategori Risiko Tinggi

Cuaca Ekstrem Melanda Sumut, Madina Masuk Kategori Risiko Tinggi

Discussion about this post

Recommended

Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Sumut Tinjau Banjir di Mandailing Natal

Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Sumut Tinjau Banjir di Mandailing Natal

4 tahun ago

Berkat Dana Desa, Anak-anak Desa Sipapaga Bangga Bisa Kelola Komputer

6 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025