• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pemkab Tapsel Bentuk Tim Kajian Dampak Banjir Bandang

by Redaksi
Senin, 1 November 2021
0 0
0
Pemkab Tapsel Bentuk Tim Kajian Dampak Banjir Bandang

Tim gabungan Pemkab Tapanuli Selatan pimpin Kadis PUPR Chairul Rizal Lubis ST rapat koordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan kajian cepat dampak pasca banjir Minggu (1/11) di wilayah Desa Tolang Julu, Senin (1/11/2021). (FOTO: HUMAS TAPSEL)

ADVERTISEMENT

Tapsel, StartNews Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) membentuk tim untuk mengkaji dampak banjir bandang yang merendam Desa Tolang Jae dan Sipange di Kecamatan Sayurmatinggi pada Minggu (31/10/2021) malam.

“Tim termasuk dari pihak Provinsi Sumut ingin mengetahui sejauh mana dampak kerusakan pasca banjir serta kerugian yang ditimbulkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Ilham Suhardi seperti dilansir antaranews.com, Senin (1/11/2021).

Melalui Kabid Kedaruratan Hotmatua Rambe, Ilham mengatakan kajian cepat terkait dampak bencana itu dipimpin Kadis PUPR Tapsel Chairul Rizal Lubis. “Dari kajian cepat ini, kita harap estimasi kerugian dan dampak kerusakan banjir bisa dihitung,” katanya.

Kajian cepat tersebut merupakan instruksi Bupati Tapsel Dolly P. Pasaribu. “Pihak kecamatan, desa, BPBD, PUPR, dan Dinas Pertanian kiranya terus berkoordinasi,” kata Dolly P. Pasaribu.

Unsur TNI/Polri juga dilibatkan dalam pengkajian pasca bencana banjir bandang, yang menurut laporan Camat Sayurmatinggi dan Kades Tolang, telah merusak berbagai bangunan, mulai dari bendungan, pipanisasi, sejumlah rumah penduduk, dan jembatan.

Banjir bandang itu juga berdampak pada masyarakat khususnya di Desa Tolang Julu, Desa Sipange Godang, Desa Sipange Julu, Desa Bange, dan Desa Tolang Jae.

Meski tidak ada korban jiwa, menurut Hotmatua, banjir akibat hujan deras seharian itu telah menyebabkan air permukaan Sungai Siondop Sibontar naik beberapa meter, bahkan membawa material bebatuan, pasir, dan batang-batang kayu.

Reporter: Sir

Tags: Banjir BandangDampak BanjirPemkab TapselTim Kajian
ShareTweet
Next Post
Wali Kota akan Bantu Biaya Kuliah Abdul Latif di Yaman

Wali Kota akan Bantu Biaya Kuliah Abdul Latif di Yaman

Discussion about this post

Recommended

BMKG: Mandailing Natal Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini

BMKG: Mandailing Natal Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini

5 bulan ago
Tokoh Pemuda Desak Forkopimda Madina Perjuangkan Hak Warga dari Sorikmas Mining

Tokoh Pemuda Desak Forkopimda Madina Perjuangkan Hak Warga dari Sorikmas Mining

4 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Pejabat Eselon II Pemkab Madina Sertijab, Wajah Baru Stok Lama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamin Kecukupan Penumpang Pesawat, Kepala Daerah se-Tabagsel Sepakat Hidupkan Dua Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Cilacap Rencanakan Uang Hasil Pemerasan untuk THR Forkopimda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026