Panyabungan, StartNews Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan Musabaqah Tahfizul Quran (MTQ) Golongan Hafiz Quran tingkat Madina di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (6/12/2021). MTQ ini akan digelar hingga 9 Desember 2021.
Pembukaan MTQ tersebut dihadiri Ketua MUI Madina H. Mahmudin Pasaribu, Ketua BKM Masjid Agung Nur Ala Nur Muhammad Amin Rangkuti, para unsur Forkopimda Madina, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Madina, alim-ulama, dan tokoh masyarakat.
Musabaqah Tahfidzul Qur’an Tingkat Kabupaten Madina tahun 2001 ini diikuti peserta dari berbagai lembaga pendidikan tahfidz yang ada di Kabupaten Madina, baik yang mewakili lembaga pendidikannya sendiri maupun mewakili kecamatan.
Menurut ketua panitia, Gozali Pulungan, peserta yang sudah mendaftar untuk mengikuti MTQ tersebut tercatat sebanyak 290 orang. Rinciannya, peserta putra sebanyak 106 orang dan peserta putri sebanyak 184 orang.
Ada peningkatan jumlah peserta yang mengikuti Musabaqah Tahfidzul Quran tingkat Kabupaten Madina tahun 2021 jika dibandingkan dengan kegiatan yang sama pada tahun 2020 yang hanya diikuti 149 peserta, kata Gozali.

Gozali mengungkapkan, peserta yang berhasil menjadi terbaik 1 sampai harapan 3 akan mendapat trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.
Saat membuka kegiatan religius tersebut, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution yang diwakili Sekdakab Madina Gozali Pulungan mengatakan tahfiz Al Quran merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al Quran, sehingga Al Quran benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi dewasa ini bagi umat Islam, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.
Orangtua harus mampu memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, terutama pendidikan budi pekerti dan akhlak serta pendidikan agama. Sehingga, anak-anak kita tumbuh-kembang sebagai generasi yang tangguh dan teguh imannya, kata Gozali.
Untuk mewujudkan harapan tersebut, kata Gozali, Pemkab Madina menggalakkan berbagai program dan kegiatan keagamaan seperti kegiatan magrib mengaji, pembinaan MDTA, TPA, dan pondok pesantren.
Ini yang diharapkan nantinya menjadi garda terdepan dalam mendidik dan menyiapkan generasi muda kita menjadi generasi yang cinta Al Quran, katanya.
Gozali juga berharap ada panggilan moral bagi para orangtua, pengurus lembaga pendidikan, majelis guru, serta seluruh lapisan masyarakat dan aparat pemerintah untuk bersama-sama mendorong dan memotivasi anak-anak dan generasi muda untuk terus belajar dan menghafal Al Quran serta memakmurkan masjid dan musala dengan berbagai aktivitas keagamaan.
Dengan demikian, kata Gozali, kedepan akan lahir generasi yang cinta masjid dan gemar membaca Al Quran, sehingga akan tercapai semangat dan semboyan untuk mewujudkan Mandailing Natal sebagai Negeri Beradat Taat Beribadat.
Reporter: Saparuddin Siregar





Discussion about this post