• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mendag dan Wabup Madina Pantau Harga Bapok di Pasar Panyabungan

by Redaksi
Selasa, 8 November 2022
0 0
0
Mendag dan Wabup Madina Pantau Harga Bapok di Pasar Panyabungan

FOTO: STARTNEWS/AGUS HASIBUAN.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memantau pergerakan harga bahan-bahan pokok (Bapok) di pasar tradisional Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Selasa (8/11/2022). Pemantauan harga bapok ini menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hasilnya, harga bapok di Madina masih relatif normal, kecuali harga beras jenis medium yang masih di kisaran Rp 11 ribu per kilogram.

Saat meninjau pasar tradisional, Zulhas didampingi Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution. Menteri yang juga Ketua Umum DPP PAN ini langsung menanyai pedagang dan membeli sejumlah bahan kebutuhan pokok untuk memastikan harga riil di pasar.

Zulhas menegaskan, walau Pasar Panyabungan jauh dari pusat kota Provinsi Sumatera Utara, harga bahan pokok masih relatif stabil. Harga-harga sembako di daerah sama dengan harga kebutuhan pokok di kota-kota besar seperti Pulau Jawa.

Seperti harga minyak goreng kemasan Rp 14 ribu per liter, cabai merah Rp 30 ribu per kilogram, bawang merah Rp 30 ribu per kilogram, dan ayam potong di kisaran Rp 33 ribu sampai 35 ribu per kilogramnya.

Namun, masih ada harga kebutuhan pokok yang masih naik seperti beras untuk kualitas medium dijual pedagang seharga Rp 11 ribu per kilogram, seharusnya harga normal Rp 9.000 per kilogram.

Saya akan berkoordinasi langsung ke Kantor Bulog agar harga ini secepatnya distabilkan menjelang Nataru, kata Zulhas.

Selain itu, harga olahan kacang kedelai juga mengalami kenaikan menjadi rp 14 rbu per kilogram.

Untuk menstabilkan harga kacang kedelai, pemerintah pusat telah mengimpor kacang kedelai sebanyak 350 ribu ton dari Amerika Serikat.

Impor kacang kedelai ini diharapkan dapat membuat harga di pasaran menurun hingga Rp 10 ribu per kilogram, katanya.

Reporter: Agus Hasibuan/IRP

Tags: Atika Azmi UtammiHarga bahan pokokMendagpanyabunganPasar TradisionalWabup MadinaZulkifli Hasan
ShareTweet
Next Post
ANRI Kunjungi Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan Madina

ANRI Kunjungi Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan Madina

Discussion about this post

Recommended

Tekuk RKVC Sidimpuan, Polres Madina Juarai Turnamen Voli NNB Kayujati Cup

Tekuk RKVC Sidimpuan, Polres Madina Juarai Turnamen Voli NNB Kayujati Cup

4 tahun ago
Rahudman Minta Gubernur Sumut Serap Aspirasi Masyarakat Tabagsel

Rahudman Minta Gubernur Sumut Serap Aspirasi Masyarakat Tabagsel

3 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025