• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Maulid dan Selawat

by Redaksi
Jumat, 15 Oktober 2021
0 0
0
Maulid dan Selawat
ADVERTISEMENT

Mozaik Islam Salah satu kegiatan yang biasanya mengiringi kegiatan ‘maulidan antara lain bersholawat atau selawat untuk Nabi Muhammad, saat ini kita berada di bulan Rabiul Awal, bulan ke-3 menurut takwim Hijriah.

Menurut para ulama tarikh, pada tanggal 12 Rabiul Awal Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan di kota Makkah. Kelahiran dalam bahasa Arab disebut ‘maulid. Oleh karena itu Rabiul Awal oleh masyarakat Islam dikenal juga sebagai bulan maulid.

Dalam KBBI penulisan yang baku adalah ‘maulid. Bukan ‘maulud atau mulud. Dengan demikian kegiatan memperingati hari kelahiran Nabi (Muhammad ﷺ) seharusnya dinamakan ‘bermaulid.

Jika diberi akhiran an menjadi ‘maulidan. Bukan ‘mauludan atau ‘muludan. Lema ‘maulid (noun) diberi penjelasan: hari lahir; tempat lahir; (peringatan) hari lahir Nabi Muhammad ﷺ.

Salah satu kegiatan yang biasanya mengiringi kegiatan ‘maulidan antara lain berselawat untuk Nabi Muhammad ﷺ. Dalam KBBI penulisan yang baku adalah ‘selawat. Bukan ‘solawat, ‘sholawat atau ‘salawat. Lema ‘selawat (merupakan bentuk jamak dari salat) adalah: permohonan kepada Tuhan atau doa; doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad ﷺ. beserta keluarga dan para sahabatnya.

Pengertian selawat sebagai kegiatan berdoa (kepada Allah) yang diperuntukkan kepada Nabi Muhammad ï·º, keluarga dan para sahabatnya ini merujuk pada Surat Al-Ahzab ayat 56:

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat (berdoa) untuk Nabi (Muhammad ï·º). Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah (berdoalah) kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.(QS: Al Ahzab:56).

Berdasarkan rujukan tersebut, selawat adalah perintah Allah dan merupakan sebuah doa kepada-Nya. Oleh karena itu, sebagaimana lazimnya sebuah doa maka teks bahasa Arabnya diawali Allahuma, yang artinya Semoga Allah.

Namun dalam kenyataannya kita sering mendengar sebagian umat Islam: pembawa acara, bahkan para ustad dan khotib, saat menyampaikan mukadimah menerterjemahan selawat untuk Nabi Muhammad ï·º. ini melesapkan atau menghilangkan frasa Allahuma atau Semoga Allah-nya.

Kita sering mendengar pernyataan seperti ini: Selawat dan salam marilah kita sampaikan atau curahkan atau limpahkan, kepada Nabi Muhammad…

Dengan demikian seakan-akan kitalah sebagai manusia yang menyampaikan selawat atau kesejahteraan kepada Nabi Muhammad ï·º tersebut. Ada pula pernyataan seperti ini; Selawat dan salam semoga tercurah atau dicurahkan kepada Nabi Muhammad ï·º.

Tidak jelas siapa subjeknya yang mencurahkan selawat tersebut. Kedua pernyataan tersebut tentunya tidak tepat.

Karena selawat merupakan doa dan bahasa Arabnya diawali oleh Allahuma maka terjemahan yang benar seharusnya: Semoga selawat dan salam oleh Allah disampaikan atau dicurahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarganya, sahabatnya, dst…

Semoga penjelasan singkat ini dapat meluruskan kesalah kaprahan kita dalam memahami pengertian kedua kata tersebut.*

Sumber: Hidayatullah.com

 

Tags: Maulid Nabi MuhammadSelawat
ShareTweet
Next Post
Bupati Madina Serahkan Gajinya kepada Pengemudi Betor

Bupati Madina Serahkan Gajinya kepada Pengemudi Betor

Discussion about this post

Recommended

Pengakuan Palestina dan Jalan Baru Diplomasi Dunia

Pengakuan Palestina dan Jalan Baru Diplomasi Dunia

6 bulan ago
Ini Caleg Pemuncak Suara Masing-masing Parpol di Dapil Sumut 7

Perolehan Suara Petahana DPR Masih Unggul di Dapil Sumut 2

2 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025