• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Lawan Corona Tenaga Medis Bukan Garda Terdepan, Tapi Benteng Terakhir

by admin-start21
Rabu, 8 April 2020
0 0
0
ADVERTISEMENT
Foto: Ketua Fraksi Demokrat, Dodi Maratua

Panyabungan, StArtNews-Tenaga medis dalam pencegahan virus Corona atau Covid-19 bukan firstline atau garda terdepan, melainkan benteng terakhir.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dodi Martua, S.Pi kepada wartawan, Rabu (8/4).

Dijelaskan Dodi, garda terdepan itu sebenarnya Pemerintah Daerah dan masyarakat. Peran Pemerintah Daerah adalah membuat kebijakan yang cepat dan tepat dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 serta mengatasi dampak lainnya, seperti melemahnya ekonomi masyarakat.

Sementara masyarakat sebagai garda terdepan harus mengikuti semua imbauan pemerintah seperti physical distancing atau jaga jarak, menjaga kebersihan, dan imbauan lainnya.

“Jika masyarakat mematuhi anjuran pemerintah, maka akan mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Terkait peran tenaga medis, Dodi menjelaskan COVID-19 sudah ditetapkan sebagai pandemi yang artinya semua elemen harus ikut berperang melawannya. Maka tenaga medis dengan peran yang begitu vital adalah benteng terakhir.

“Kalau benteng terakhir kita bobol atau roboh tidak ada lagi yang kita harapkan untuk membendung serangan COVID-19. Tugas tenaga medis sangat berat dan sangat berisiko terpapar,” ungkap Dodi.

Anggota DPRD 3 periode ini berharap pemerintah daerah untuk memberikan APD yang layak karena kalau terus menunggu dan mengharapkan bantuan pemerintah pusat sampai kapan pun tidak akan memadai.

“Diharapkan kepada Pemkab Madina untuk segera merealisasikannya (distribusi APD) karena walaupun APD sudah langka tetapi masih dapat dijumpai di pasaran dengan harga yang mahal,” harap Dodi.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan sudah sewajarnya Pemkab Madina mengalokasikan dana insentif kepada tenaga medis yang terlibat dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 dari realokasi APBD.

Dodi menegaskan meskipun diberikan dana insentif, sebenarnya belum sebanding dengan pengorbanan dan perjuangan tenaga medis.

Reporter: Saima Putra

Editor: Hanapi Lubis

Tags: CoronaCovid-19Virus Corona
ShareTweet
Next Post

Update Data Percepatan Penanganan Covid-19 Madina per 8 April 2020

Discussion about this post

Recommended

12 Wanita Pemandu Karaoke Terjaring Razia di Linggabayu

12 Wanita Pemandu Karaoke Terjaring Razia di Linggabayu

4 tahun ago
Konfirmasi Positif Bertambah, 40 Kontak Erat Selesai Masa Pantau

Konfirmasi Positif Bertambah, 40 Kontak Erat Selesai Masa Pantau

6 tahun ago

Popular News

  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026