• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Krisis Air Irigasi di Angkola Muaratais, Ratusan Petani Terancam Gagal Tanam Padi

by Redaksi
Kamis, 10 April 2025
0 0
0
Krisis Air Irigasi di Angkola Muaratais, Ratusan Petani Terancam Gagal Tanam Padi

Hamparan sawah di Desa Tatengger, Kecamatan Angkola Muaratais, Tapsel, kering akibat krisis air irigasi. Petani terancam gagal tanam padi pada musim ini. (FOTO: ANTARA/kodir)

ADVERTISEMENT

Tapsel, StartNews Krisis air irigasi melanda sebagian lahan pertanian di Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Akibatnya, ratusan petani terancam gagal turun tanam musim ini. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada target swasembada pangan daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Sumatera Utara (Sumut) ini.

“Kami pastikan gagal turun tanam jika air tidak tersedia,” ujar Amhar Harianja (50), petani di Desa Tatengger, seperti dikutip dari laman antaranews.com, Kamis (10/4/2025).

Menurut dia, petani seharusnya sudah mulai mengolah sawah pasca panen pada Februari-Maret 2025 dan setelah Lebaran. Namun, minimnya pasokan air membuat aktivitas pertanian tidak bisa dilakukan secara optimal.

“Memang ada sebagian kecil yang sudah turun tanam, tapi itu hanya petani di pinggiran desa yang memanfaatkan aliran air gunung. Itu pun sangat terbatas,” katanya.

Amhar mengungkapkan stok pupuk untuk musim tanam pertama dan kedua sudah mencukupi. Namun, ketersediaan pupuk menjadi siasia jika tidak diimbangi dengan pasokan air. Kalau air tidak ada, pupuk pun tak berarti. Ini bisa berdampak serius pada ketahanan pangan kita,” kata ayah tiga anak itu.

Dia mengatakan kondisi ini memprihatinkan di tengah upaya serius Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Amran Sulaiman yang tengah fokus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menanggapi keluhan petani, Erwin, koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Tais, membenarkan sebagian besar petani di wilayah kerjanya belum bisa turun ke sawah.

“Seharusnya usai Lebaran, petani sudah mulai mengolah lahan. Namun, jaringan irigasi belum normal, sehingga pasokan air sangat terbatas,” kata Erwin.

Dia menjelaskan, berdasarkan penelusuran terbaru, sedimentasi menjadi penyebab utama tersendatnya aliran air pada jaringan sekunder Daerah Irigasi (DI) Paya Sordang.

“Di Angkola Muaratais saja, ada lebih 500 hektare sawah yang bergantung pada suplai air dari Pintu Kiri DI Paya Sordang. Jika ditambah wilayah lain seperti sebagian Batang Angkola, totalnya bisa mencapai seribuan hektare,” jelasnya.

Amhar Harianja berharap pemerintah segera turun tangan untuk mempercepat normalisasi jaringan irigasi agar krisis air ini tidak berdampak lebih luas terhadap produksi pangan dan kesejahteraan petani di Tapsel.

Reporter: Ant

Tags: Angkola MuarataisirigasiKrisis AirPadiPetaniTanam
ShareTweet
Next Post
Penanganan Sampah dan Pembangunan Jembatan Program Prioritas di Kotanopan

Penanganan Sampah dan Pembangunan Jembatan Program Prioritas di Kotanopan

Discussion about this post

Recommended

Gas H2S PT SMGP Bocor Lagi, Puluhan Warga Dilarikan ke RSUD Panyabungan

Gas H2S PT SMGP Bocor Lagi, Puluhan Warga Dilarikan ke RSUD Panyabungan

2 tahun ago
Pertahankan Satu Juta Vaksin Sehari, Polda Sumut Dirikan 41 Gerai Vaksin Presisi Gratis

Pertahankan Satu Juta Vaksin Sehari, Polda Sumut Dirikan 41 Gerai Vaksin Presisi Gratis

5 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026