• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KPU Tak Punya Anggaran untuk Sosialisasi DCS, Tanggapan Masyarakat Minim

by Redaksi
Sabtu, 9 September 2023
0 0
0
KPU Tak Punya Anggaran untuk Sosialisasi DCS, Tanggapan Masyarakat Minim
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan dan tanggapan terhadap daftar calon legislatif sementara (DCS) untuk DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dikeluarkan KPU minim. Dalam rentang 10 hari hanya ada empat yang masuk baik melalui surel maupun yang langsung ke kantor penyelenggara pemilu itu.

Salah satu alasan minimnya partisipasi masyarakat ditengarai karena kurangnya sosialisasi dari KPU Madina atau penyelenggara pemilu di bawahnya. Terlihat sosialisasi hanya dilakukan lewat media sosial seperti postingan di lamanFacebookdanstoryWhatsApp.

Siti Aminah, salah warga yang diwawancarai di sekitaran Taman Kota Panyabungan mengaku tidak tahu ada masa pemberian tanggapan terhadap DCS. Saya juga belum tahu siapa saja caleg untuk daerah kami. Kemarin saya baca di media masih banyak yang TMS, katanya, Jumat (08/9).

Perempuan yang baru sekali ikut memilih ini mengaku antusias menunggu Pileg dan Pilpres 2024. Kalau tahu ada pemberian tanggapan bisa jadi saya ikut berpartisipasi, ujarnya.

Senada dengan itu, Muhammad Ridwan juga mengaku tidak tahu ada masa pemberian tanggapan. Ya gimana, ya? Saya tidak pernah lihat ada berita atau sosialisasinya, katanya.

Sementara itu berdasarkan jajak pendapat yang dilakukanHayuaraNetpada 05-06 September 2023, diperoleh hasil 88,5% atau 439 mengaku pernah mendapatkan sosialisasi. Sementara sisanya mengaku tidak pernah. Polling tersebut diikuti sebanyak 496 partisipaan dengan ketentuan satu akun satu suara.

Gong Martua, warga lain yang diwawancarai mengaku mengetahui adanya masa pemberian tanggapan, tapi tidak turut berpartisipasi. Saya yakin tidak banyak yang ikut. Itu bentuk apatisme karena persyaratan caleg ini tidak menggambarkan keinginan masyarakat. Bayangkan orang yang pernah korupsi pun bisa mendaftar, terangnya beberapa hari lalu di Panyabungan.

Bacaleg mantan terpidana, termasuk kasus korupsi, kata Martua, seharusnya tidak diperbolehkan ikut sebagai peserta pemilu. Tapi, untuk Madina saya tidak tahu ada atau tidak. Semoga saja tidak ada, harapnya.

Komisioner KPU Muhammad Ikhsan Matondang mengatakan hanya ada empat orang yang memberikan tanggapan terhadap DCS. Pihaknya menyambut baik partisipasi masyarakat tersebut dan akan memproses sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Lebih lanjut, Ikhsan mengaku KPU tidak memiliki anggaran untuk sosialisasi pemberian masukan atau tanggapan terhadap DCS. Sosialisasi dilakukan bersamaan dengan pengumuman DCS pada tgl 19-23 Agustus 2023, katanya, Jumat (08/9).

Selain DCS, KPU sebelumnya telah membuka ruang yang sama bagi masyarakat untuk berpartisipasi saat rekrutmen badanadhoc, verifikasi partai politik, verifikasi syarat dukungan calon DPD, dan penataan daerah pemilihan.

Dia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan stakeholder yang turut berpapasan dalam pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum 2024.KPU selalu mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lupa 14 Februari 2024 datang ke TPS menyalurkan hak pilih, tutup Ikhsan.

Reporter: Rls

ShareTweet
Next Post
Ribuan Keluarga di Kecamatan Natal Menanti Realisasi Plasma

Ribuan Keluarga di Kecamatan Natal Menanti Realisasi Plasma

Discussion about this post

Recommended

Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Madina Naik 20%

5 tahun ago
Bantu Pemudik Kendaraan Listrik, Anggota Komisi VII Apresiasi PLN di Sumut

Bantu Pemudik Kendaraan Listrik, Anggota Komisi VII Apresiasi PLN di Sumut

3 tahun ago

Popular News

  • Beredar Surat Permintaan Mutasi PNS dari Disdik Madina, Kepala BKPSDM: Itu Hoaks

    Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • VIDEO: Setelah di Langit Sumut, Hari Ini Pesawat Tempur F-16 Bikin Geger Warga Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025