Panyabungan, StartNews Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) KH Muhammad Nasir menyebut peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar tradisi atau ritual keagamaan, tetapi merupakan momen untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.
KH Muhammad Nasir menyampaikan hal itu saat menjadi penceramah utama dalam peringatan Nuzulul Quran yang digelar Pemkab Madina di Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Rabu (27/3/2024) malam.
Peringatan Nuzulul Quran adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merenungkan makna dan pesan yang terkandung dalam Al-Quran, ujarnya.
Dia menambahkan peringatan Nuzulul Quran mengingatkan umat Islam pada awal mula munculnya wahyu Ilahi kepada Nabi Muhammad SAW. Ini menjadi momen penting dalam sejarah Islam yang menandai dimulainya misi kenabian beliau serta penyebaran ajaran Islam ke seluruh dunia.
Menurut dia, peringatan Nuzulul Quran memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk memahami dan merenungkan ajaran-ajaran Al Quran secara lebih dalam.
Ini adalah waktu yang tepat bagi umat Islam untuk merenungkan makna ayat-ayat Al-Quran serta memperdalam pemahaman akan ajaran-ajaran Islam, katanya.
Dengan memahami makna dan kedalaman spiritual yang terkandung dalam Al Quran, kata dia, umat Muslim diharapkan dapat menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Reporter: Sir





Discussion about this post