• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Kepala BPIP dan Mendes Jadikan Desa sebagai Masa Depan Indonesia

by Saparuddin Siregar
Kamis, 16 September 2021
0 0
0
Kepala BPIP dan Mendes Jadikan Desa sebagai Masa Depan Indonesia

Suasana Jorong Rambai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (FOTO: STARTNEWS/SAPARUDDIN SIREGAR)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengadakan Pertemuan Nasional Kepala Desa bertema ‘Membangun Ekonomi dan Demokrasi dari Desa secara virtual, Rabu (15/9/2021).

Dalam sambutannya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan saat ini sudah banyak desa yang menunjukkan contoh-contoh terbaik pengelolaan wewenang dan sumber daya.

Menurut dia, banyak hal positif yang bisa dipelajari dari desa-desa di Indonesia, mulai dari transparansi penggunaan dana desa, isu pemberdayaan masyarakat hingga inovasi layanan.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), kata Yudian Wahyudi, punya tradisi yang hebat dalam memberikan insentif, penghargaan untuk desa-desa dengan prestasi terbaik.

Kemendes PDTT juga memiliki pendekatan yang menarik, yang secara holistik mengembangkan desa dari berbagai sudut, seperti tangguh bencana dan mengarus-utamakan Sustainability Development Goals (SDGs) perkasa PBB ke kebijakan desa, jelasnya.

Dia mengatakan desa sering dipandang hanya menjadi penyangga dan penyuplai kebutuhan masyarakat kota, mulai dari tenaga kerja sektor domestik dan produk pertanian, sehingga tempat untuk menyimpan sampah kita.

Dalam kerangka berpikir ini, kata dia, kita sering melihat desa sebagai masa lalu bahwa suatu saat semua beralih ke kota sebagai masa depan. Secara historis imajinasi politik dan hukum, desa bukanlah ban serep bagi kota. Dalam sejarahnya, desa menjadi pusat perlawanan gerilya terhadap kekuatan militer kolonial.

Imajinasi desa sebagai ruang yang damai dan penuh gotong-royong seharusnya tidak dimaknai sebagai romantisasi sejarah saja, melainkan sebagai spirit dan cita-cita bersama sebagai bangsa untuk menjadi masyarakat yang menjunjung tinggi gotong-royong, ungkapnya.

Sementara Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar juga terus berikhtiar menguatkan desa-desa menjadi harapan masa depan Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Prof. Yudian tadi, kita tidak lagi menempatkan desa sebagai masa lalu, justru sebaliknya kita harus menempatkan desa menjadi masa depan, jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya selalu mengembangkan istilah ruralisasi, atau kembali desa. Menurutnya, dari berbagai kondisi yang dihadapi oleh bangsa dan negara benteng teraman, terbaik dan terkuat adalah Desa.

Termasuk hari ini ketika bicara tentang kondisi pandemik yang melanda dunia, ternyata Desa memiliki daya tahan yang luar biasa bukan hanya urusan kesehatan, bahkan urusan ekonomi pun seluruh sektor mengalami pertumbuhan minus kecuali pertanian dan semua tahu bicara pertanian adalah kehidupan di desa, ungkap Gus Halim.

Reporter: Rls

Tags: DesaKemendes PDTTMasa Depan Indonesia
ShareTweet
Next Post
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Desa Huta Padang SM

Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Desa Huta Padang SM

Discussion about this post

Recommended

Semua Parpol Sudah Serahkan Perbaikan Dokumen Bacaleg ke KPU Madina

Ini Lima Komisioner KPUD Madina Periode 2023-2028, Dua Petahana

3 tahun ago
TPA di Dusun Banggua Tak Terurus, Warga Ancam Blokade Jalan

TPA di Dusun Banggua Tak Terurus, Warga Ancam Blokade Jalan

6 tahun ago

Popular News

  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026