• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

by Redaksi
Jumat, 9 Januari 2026
0 0
0
Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperketat pengawasan mutu dan keamanan pangan seiring melonjaknya jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 8 Januari 2026, cakupan program ini tercatat telah menjangkau 55,1 juta orang per hari, melampaui target awal yang hanya 6 juta orang.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Oktavianus menegaskan peran sentral Kemenkes dalam program nasional ini adalah memastikan setiap makanan yang dibagikan memenuhi standar higienitas yang ketat. Pengawasan difokuskan pada dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Tugas utama Kementerian Kesehatan adalah pengawasan. Kami memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan,” ujar dr. Benjamin dalam konferensi pers di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Untuk menjamin keamanan pangan, Kemenkes mewajibkan setiap dapur SPPG memiliki sertifikat laik higienis. Hingga saat ini, sebanyak 4.535 unit SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi setelah melalui rangkaian evaluasi menyeluruh, mulai dari kebersihan sarana hingga uji laboratorium.

Pria yang akrab disapa dr. Benny ini mengatakan pihaknya tidak memberikan toleransi bagi dapur yang tidak memenuhi standar. SPPG yang belum lolos verifikasi diwajibkan melakukan perbaikan total sebelum diperbolehkan mendistribusikan makanan kepada warga.

Capaian 55,1 juta penerima manfaat saat ini mencakup anak sekolah hingga ibu hamil. Angka ini dipandang sebagai progres signifikan menuju target akhir nasional sebesar 82 juta penerima manfaat.

“Melihat angka pelayanan hari ini yang mencapai 55,1 juta jiwa, ini hal yang luar biasa dalam perjalanan menuju target 82 juta penerima MBG,” tambah dr. Benny.

Reporter: Rls

Tags: KemenkesMakan Bergizi GratisMutuPengawasan
ShareTweet
Next Post
Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

Discussion about this post

Recommended

Ini Arahan Kapolda Sumut Saat Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara

Ini Arahan Kapolda Sumut Saat Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara

3 tahun ago
Ini Penjelasan Wabup Madina Usai Mengikuti High Level Meeting TPID Provsu

Ini Penjelasan Wabup Madina Usai Mengikuti High Level Meeting TPID Provsu

1 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Kajari di Sumatera Utara Diganti, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Meinul Lubis Ditahan Jaksa, Bupati Madina Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026