• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, September 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

by Saparuddin Siregar
Jumat, 9 Januari 2026
0 0
0
Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

FOTO: ISTIMEWA.

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperketat pengawasan mutu dan keamanan pangan seiring melonjaknya jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 8 Januari 2026, cakupan program ini tercatat telah menjangkau 55,1 juta orang per hari, melampaui target awal yang hanya 6 juta orang.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Oktavianus menegaskan peran sentral Kemenkes dalam program nasional ini adalah memastikan setiap makanan yang dibagikan memenuhi standar higienitas yang ketat. Pengawasan difokuskan pada dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Tugas utama Kementerian Kesehatan adalah pengawasan. Kami memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan,” ujar dr. Benjamin dalam konferensi pers di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Untuk menjamin keamanan pangan, Kemenkes mewajibkan setiap dapur SPPG memiliki sertifikat laik higienis. Hingga saat ini, sebanyak 4.535 unit SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi setelah melalui rangkaian evaluasi menyeluruh, mulai dari kebersihan sarana hingga uji laboratorium.

Pria yang akrab disapa dr. Benny ini mengatakan pihaknya tidak memberikan toleransi bagi dapur yang tidak memenuhi standar. SPPG yang belum lolos verifikasi diwajibkan melakukan perbaikan total sebelum diperbolehkan mendistribusikan makanan kepada warga.

Capaian 55,1 juta penerima manfaat saat ini mencakup anak sekolah hingga ibu hamil. Angka ini dipandang sebagai progres signifikan menuju target akhir nasional sebesar 82 juta penerima manfaat.

“Melihat angka pelayanan hari ini yang mencapai 55,1 juta jiwa, ini hal yang luar biasa dalam perjalanan menuju target 82 juta penerima MBG,” tambah dr. Benny.

Reporter: Rls

Tags: KemenkesMakan Bergizi GratisMutuPengawasan
ShareTweet
Next Post
Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

Siswi MAN 1 Padangsidimpuan Kritis Usai Tabrakan dengan Truk

Discussion about this post

Recommended

UIN Sumut Nobatkan Edy Rahmayadi sebagai Tokoh Moderasi Umat Beragama

UIN Sumut Nobatkan Edy Rahmayadi sebagai Tokoh Moderasi Umat Beragama

4 tahun ago
Bukti Kayu Bernomor Ditemukan di Lokasi Banjir Bandang Tapsel, Spekulasi Kayu Lapuk Terbantahkan

Bukti Kayu Bernomor Ditemukan di Lokasi Banjir Bandang Tapsel, Spekulasi Kayu Lapuk Terbantahkan

10 bulan ago

Popular News

  • Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Smart Village, Meinul Janji Bongkar Rahasia

    Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indikasi Kerusakan Organ Ditemukan pada Ratusan Ikan Mati di Lubuk Larangan Tambangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brimob Batalyon C Polda Sumut Siap Bangun Jembatan Utama Desa Aek Mata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026