• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Kejar-kejaran di Laut Riau, Bareskrim Gulung Jaringan Narkoba Rp132 Miliar

by Saparuddin Siregar
Kamis, 24 September 2026
0 0
0
Kejar-kejaran di Laut Riau, Bareskrim Gulung Jaringan Narkoba Rp132 Miliar

Tim gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai menyita 47,5 kg sabu, puluhan ribu ekstasi, dan ribuan cartridge etomidate senilai Rp132 miliar di perairan Pulau Halang, Riau. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Tim gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai menyita 47,5 kg sabu, puluhan ribu ekstasi, dan ribuan cartridge etomidate senilai Rp132 miliar di perairan Pulau Halang, Riau.

Riau, StartNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Dumai menggagalkan penyelundupan narkotika bernilai Rp132,7 miliar di perairan pesisir Pulau Halang, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis (10/9/2026) malam.

Operasi tangkap tangan di atas kapal kayu tersebut mengamankan barang bukti raksasa berupa 48 bungkus sabu seberat 47,5 kilogram, 20.044 butir ekstasi, serta 3.600 cartridge berisi cairan zat adiktif etomidate dengan volume mencapai 9.011,5 ml.

Selain menyasar narkoba konvensional, penindakan ini menyoroti tren baru masuknya sediaan obat keras etomidate yang diselundupkan melalui jalur laut lintas negara.

“Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait masuknya pasokan narkotika asal Malaysia yang memanfaatkan jalur tikus perairan Bagansiapiapi,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Aksi penggerebekan berlangsung dramatis ketika tim gabungan mendapati kapal kayu mencurigakan sedang lego jangkar di kegelapan malam. Saat petugas mendekat, dua orang di atas kapal panik dan nekat melompat ke laut untuk melarikan diri meski petugas telah melepaskan tembakan peringatan sesuai prosedur.

Dari hasil penyisiran dan penggeledahan di atas kapal, petugas menemukan enam kardus besar berisi puluhan kilogram sabu, puluhan ribu butir ekstasi, minuman happy water, hingga ribuan cartridge etomidate siap edar.

Petugas kemudian berhasil mengidentifikasi dan menangkap salah satu pelaku bernama Fendi alias Aping, seorang nelayan lokal yang bertindak sebagai tekong atau penguasa kapal.

“Kami tidak hanya menyita sabu dan ekstasi, tetapi juga ribuan cartridge etomidate yang kini marak disalahgunakan. Total nilai ekonomis barang bukti ini mencapai Rp132,7 miliar dan berhasil menyelamatkan lebih dari 262 ribu jiwa dari bahaya narkotika,” ujar Eko.

Berdasarkan hasil interogasi awal, Fendi mengaku mengambil muatan haram tersebut di perairan Kuala Sinaboi atas perintah ALU alias Yucin yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) bersama seorang pelaku lainnya bernama Ari.

Untuk memburu para pelaku yang melompat ke laut, Bareskrim Polri menerapkan pendekatan scientific crime investigation.

“Tim Laboratorium Forensik langsung mengambil sampel biologis di seluruh area kapal guna mendapatkan profil DNA pelaku yang kabur. Kami terus mengejar pengendali jaringan ini hingga tuntas,” tegas Eko.

Saat ini, tersangka Fendi beserta barang bukti kapal kayu dan narkotika dibawa ke Kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di Jakarta untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan internasional lebih lanjut.

Reporter: Sir

Tags: Bareskrim PolriBea CukaiEkstasiEtomidateKejahatan NarkotikaPenyelundupan NarkobaRiauRokan HilirSabu
ShareTweet
Next Post
Manuver Fiskal Madina di Tengah Penurunan Target Pendapatan Daerah

Manuver Fiskal Madina di Tengah Penurunan Target Pendapatan Daerah

Discussion about this post

Recommended

Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

8 bulan ago
Hari ke-10 Pencarian, Petani yang Hilang di Hutan Tambangan Belum Ditemukan

Hari ke-10 Pencarian, Petani yang Hilang di Hutan Tambangan Belum Ditemukan

4 tahun ago

Popular News

  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Sekolah, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026