• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ironi Penertiban Tambang Emas di Madina

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id

by Redaksi
Jumat, 3 Juli 2026
0 0
0
Ironi Penertiban Tambang Emas di Madina

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

ASAP kopi robusta yang baru diseduh mengepul membaur dengan asap rokok kretek di sebuah warung kopi di sudut Pasar Kotanopan. Suara bising knalpot dari luar tak menyurutkan panasnya perdebatan pagi itu.

“Tengoklah Sungai Batang Gadis itu, makin hari makin macam susu coklat kulihat! Nyuci piring pun tak selera awak dibuatnya, apalagi mau dipakai mandi,” keluh Namboru Ros sambil mengipas-ngipaskan tangannya karena gerah.

Namboru Ros memang emosional dan reaktif. Ia mewakili suara ibu-ibu yang terdampak langsung oleh krisis lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Bicaranya apa adanya dan tanpa tedeng aling-aling.

“Bukan cuma air sungai yang hancur, Mak! Jalanan kita pun hancur lebur ditumbur alat berat siang malam. Pening kepala awak bawa angkot narik sewa ke arah Kotanopan, asyik mengelak lubang aja kerja awak. Mati segan hidup tak mau sokbreker mobilku itu,” sahut Ucok, sopir angkot yang bicaranya ceplas-ceplos. Ia sangat praktis, lebih memikirkan dampak langsung yang merugikan kesehariannya mencari nafkah, seperti jalanan rusak, namun sebenarnya punya kepedulian tinggi pada kondisi kampungnya.

“Makanya kalian baca berita StartNews.co.id. Baru hari Kamis tanggal 2 Juli semalam, digerebek tambang emas ilegal alias PETI itu sama Tim Terpadu Pemprov Sumut atas instruksi Pak Gubsu Bobby Nasution. Disita satu unit ekskavator di Kotanopan! Tapi, ya begitulah ironinya, cuma alat berat sama operator cecere saja yang ditangkap. Aktor intelektualnya mana? Menguap macam embun pagi,” sindir Bang Togar sambil menaruh cangkir kopinya ke meja dengan bunyi berderak.

Bang Togar ini wartawan senior yang sinis, tajam, dan layaknya tajuk rencana berjalan. Ia selalu punya data, informasi orang dalam, serta berani menyebutkan fakta atau inisial yang tidak berani diucapkan orang biasa.

“Itulah yang bikin sedih, Bang Togar. Pemerintah, kata Kadis LHK Sumut Pak Heri Wahyudi, sibuk mau memulihkan kawasan yang terdampak biar tak terjadi bencana hidrometeorologi. Tapi, kalau cukongnya dibiarkan bebas bernapas, ya besok lusa datang lagi alat berat baru. Rusak lagi morfologi sungai kita. Pekerja yang tewas akhir Juni lalu pun cuma jadi catatan pinggir,” sesal Pak Budi dengan nada tenang namun sarat kekhawatiran.

Pak Budi ini sosok guru yang tenang, rasional, dan berwawasan luas. Ia selalu melihat masalah dari sudut pandang jangka panjang, terutama terkait ancaman bencana alam dan masa depan lingkungan bagi generasi berikutnya.

“Betul kata Pak Guru itu! Kapan rupanya bos besarnya dipakaikan baju tahanan? Rakyat kecil mati tertimbun tanah, eh bosnya malah kipas-kipas uang di rumah gedongan. Sandiwara hangat-hangat kuku aja ini operasi penertibannya!” geram Namboru Ros, wajahnya memerah menahan kesal.

“Memang penegakan hukum di daerah kita ini sudah mandul dan cuma berani sama mesin! Seperti kata Wakil Ketua Bidang Isu Strategis DPW PPP Sumut, M. Irwansyah Lubis, ada istilah ‘Payung’ di lapangan. Artinya, ada dugaan kuat oknum berseragam ikut main membekingi industri ilegal ini. Makanya informasi selalu bocor sebelum dieksekusi,” jelas Sutan memaparkan analisisnya dengan gaya retorik khas orang partai.

Sutan memang politisi yang pandai berargumen, vokal, dan selalu mengaitkan isu dengan kebijakan struktural. Ia terus mendesak intervensi kekuasaan tingkat atas untuk menyelesaikan masalah lokal yang dianggapnya sudah buntu.

“Jadi, kek mana bagusnya? Masa dibiarkan aja bos-bos berinisial GD sama PW itu menantang regulasi negara terang-terangan? Tak ada harganya hukum di kampung kita ini?” tanya Ucok menatap satu per satu lawan bicaranya.

“Makanya, Irwansyah mendesak Gubernur Sumut jangan cuma diam dan menutup mata. Harus segera surati Presiden di Jakarta! Minta turunkan tim khusus, bentuk Satgas Terpadu Operasi Gabungan yang melibatkan Mabes Polri, Kodam I/Bukit Barisan, sama Ditjen Gakkum KLHK. Biar lebur itu ego sektoral dan disapu bersih semua mafia tanpa pandang bulu,” tegas Sutan sambil menunjuk-nunjuk udara.

“Kalau memang Kepala Dinas ESDM Sumut, Pak Dedi Jamiansyah Putra, berani bilang aktivitas ini nyata-nyata menantang negara, ya buktikan sampai ke akarnya! Tangkap otak pelakunya. Kalau pemerintah provinsi tidak mengambil tindakan taktis, gelombang protes masyarakat sipil dan mahasiswa ini bakal membesar. Jangan kaget kalau nanti meledak jadi konflik horizontal,” pungkas Bang Togar menutup catatannya dengan senyum sinis.

“Semoga saja peringatan ini didengar orang atas. Pemerintah mengimbau kita masyarakat agar tidak terlibat ekosistem tambang ilegal. Ya, aparat dan penegak hukumnya juga harus bersihkan diri dulu dari mafia. Jangan hukum tajam ke operator, tapi tumpul ke cukong,” tutup Pak Budi bijak, seraya merapikan kerah bajunya bersiap pergi mengajar. (*)

Tags: BurasIronimadinaPenertibanTambang Emas
ShareTweet
Next Post
Sabu Medan Masuk Tapteng Lewat Travel, Dua Pengedar Diciduk

Sabu Medan Masuk Tapteng Lewat Travel, Dua Pengedar Diciduk

Discussion about this post

Recommended

Mendagri Beberkan Rapor Kepala Daerah dalam Pengendalian Inflasi

Mendagri Beberkan Rapor Kepala Daerah dalam Pengendalian Inflasi

3 tahun ago
14 Parpol Bertarung Rebut 40 Kursi DPRD Madina, 4 Parpol Tak Daftar Bacaleg

14 Parpol Bertarung Rebut 40 Kursi DPRD Madina, 4 Parpol Tak Daftar Bacaleg

3 tahun ago

Popular News

  • Puluhan Irjen dan Brigjen Baru Isi Jabatan Strategis, Ini Daftarnya

    Puluhan Irjen dan Brigjen Baru Isi Jabatan Strategis, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Langkat dan Mantan Anggota DPRD Dikabarkan Terjaring OTT KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Napi Nyamar Jadi Letda TNI, Pejabat Pengamanan Lapas Panyabungan Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 29 Peserta Seleksi JPTP Pemkab Madina Lulus Administrasi, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 29 Peserta Berebut Kursi JPTP Pemkab Madina, Yuri Pendaftar Pamungkas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026