• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ini Penjelasan UNPRI Medan Soal 5 Mayat yang Ditemukan Polisi

by Redaksi
Kamis, 14 Desember 2023
0 0
0
Ini Penjelasan UNPRI Medan Soal 5 Mayat yang Ditemukan Polisi

Ilustrasi Cadaver. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Pihak Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan akhirnya angkat bicara soal penemuan 5 mayat oleh polisi saat melakukan penggeledahan di kampus itu. Mereka menyebut mayat itu merupakan cadaver.

Menurut Rompas (2015), cadaver adalahjenazah atau mayat manusia yang telah diawetkan secara resmi atau legal dan dapat dipergunakan untuk keperluan pendidikan.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UNPRI Medan Kolonel (Purn) Susanto mengatakan pihaknya ingin mengklarifikasi soal berita simpang siur tentang penemuan dua mayat di lingkungan kampus.

“Pertama, dengan tegas saya nyatakan tidak ada kasus pembunuhan di lingkungan UNPRI seperti yang diisukan di masyarakat,” kata Susanto didalam keterangan resminya di akun Youtube Prim TV, Rabu (13/12/2023).

Bila ada tindak pembunuhan di lingkungan UNPRI, maka dia akan menjadi orang pertama melaporkan tindak pidana tersebut.

Kedua, UNPRI Medan punya Fakultas Kedokteran yang berdiri sejak 2008. Di fakultas itu memiliki beberapa ruang laboratorium untuk menunjang proses belajar. Salah satunya, laboratorium anatomi. Adapun media belajar di laboratorium ini adalah cadaver, yaitu tubuh manusia yang diawetkan. Di laboratorium anatomi UNPRI ada 5 cadaver.

“Ada 1 perempuan dan 4 laki-laki. Cadaver tersebut telah diadakan oleh rektor terdahulu. Kami sangat yakin di setiap Fakultas Kedokteran di Indonesia memiliki cadaver sebagai media pembelajaran,” ujarnya seperti diberitakan detiksumut.com.

“Ketiga, kami sangat menyesalkan tindakan oknum polisi dari Polrestabes Medan yang kurang koordinasi, karena pimpinan universitas tidak pernah dimintai keterangan secara resmi,” tambahnya.

Dia menyampaikan pada Selasa (11/12/2023), ada beberapa oknum yang mengaku polisi mendatangi UNPRI pada malam hari untuk mendesak melakukan penggeledahan.

“Untuk diketahui, pada malam hari tidak ada petugas yang bisa mendampingi. Tapi, mereka berusaha masuk dan Satpam akhirnya memberikan izin untuk menggeledah dan tidak didapati apapun saat itu,” jelasnya.

“Di hari berikutnya, penggeledahan dilanjutkan kembali pada pagi hingga malam hari dan dijumpai 5 cadaver di dalam bak cadaver pada laboratorium anatomi,” tambahnya.

Kemudian, kata dia, cadaver tersebut dikeluarkan dari tempatnya, diperiksa, dan dikembalikan lagi. Namun, hal yang disesalkan pihaknya, yakni ada perintah untuk mengosongkan kampus.

“Padahal, saat itu sudah diberikan izin untuk pemeriksaan. Dengan perintah itu, pihak kampus sangat keberatan dan saat bersamaan sedang berlangsung proses pembelajaran kuliah, praktikum, dan ujian. Bahkan, ada ancaman untuk memberi garis polisi sehingga memancing keributan,” ungkapnya.

Berkaitan dengan itu, pihaknya meminta Kapolda Sumut menindak oknum yang telah bertindak semena-mena di UNPRI. Pihaknya juga hendak menanyakan urgensi oknum-oknum itu melakukan penggeledahan tanpa surat perintah.

“Informasi yang kami terima telah terjadi pembunuhan di lingkungan UNPRI. Bila ada kasus pembunuhan itu, kami hendak bertanya kepada bapak polisi terhormat. Pertama, kejadiannya dimana. Kedua, siapa pelapor. Ketiga, siapa korban. Keempat, siapa pelaku. Kelima, adakah alat bukti dan saksi,” bebernya.

Dia berharap kepada penegak hukum agar bekerja secara profesional dan memperhatikan seluruh aspek hingga efek yang ditimbulkan. Sebab, kampus merupakan instansi pendidikan yang memiliki integritas.

Reporter: Sir

Tags: 5 MayatCadaverPolda SumutPolrestabes MedanUNPRI Medan
ShareTweet
Next Post
Mahasiswa KPI STAIN Madina dan Pokjaluh Bahas Upaya Penyuluhan Islam

Mahasiswa KPI STAIN Madina dan Pokjaluh Bahas Upaya Penyuluhan Islam

Discussion about this post

Recommended

Gagal ke Tanah Suci, Jamaah Umrah Asal Madina Terlantar di Kuala Lumpur

PT Djournal Tak Berkaitan dengan Jamaah Umrah yang Terlantar di Kuala Lumpur

1 tahun ago
Wabup Madina Terima Kunker Ombudsman RI

Wabup Madina Terima Kunker Ombudsman RI

3 tahun ago

Popular News

  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MARPOKAT Desak Pemkab Madina Legalkan Tambang Rakyat Demi Kepastian Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpisah dengan Istri, Pria di Tapsel Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Pinjam Motor Teman, Mahasiswa di Padangsidimpuan Berakhir di Sel Tahanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025