Tapsel, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan komitmen pemerintah daerah mempercepat pemulihan pasca-bencana banjir dan longsor pada akhir November 2025.
Dia menyampaikan hal itu saat menghadiri pengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Timur yang dirangkai dengan peringatan Israk Mikraj di Lingkungan II Sosopan, Kelurahan Pasar Pargarutan, Minggu (18/1/2026).
Di hadapan ratusan jemaah, Gus Irawan memaparkan dampak besar bencana yang melanda 14 dari 15 kecamatan di Tapsel. Hanya Kecamatan Aek Bilah yang luput dari musibah tersebut.
Tercatat sebanyak 2.400 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak1.808 di antaranya rusak berat atau harus dibangun kembali dari nol.
Selain kerugian materiil berupa ribuan hektare lahan pertanian dan ternak yang mati, bencana ini juga menelan korban jiwa sebanyak 95 orang tewas serta 20 orang lainnya hingga kini belum ditemukan.
Gus Irawan menyatakan rasa syukur karena Kecamatan Angkola Timur termasuk wilayah yang tidak terdampak parah, sehingga masyarakatnya dapat fokus membantu wilayah lain.
Dia juga menyampaikan proses pemulihan saat ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat, terutama pasca-kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada malam tahun baru di Batang Toru yang membuat bantuan terus mengalir bagi warga terdampak.
Dalam kesempatan itu, Gus Irawan mengaku terharu melihat kuatnya persatuan warga yang memegang teguh filosofi Dalihan Na Tolu.
Meskipun sedang dilanda bencana besar, kondisi sosial masyarakat Tapsel tetap kondusif dan saling membantu. Dia juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua TP PKK Tapsel Hj. Murni Irawan, yang secara rutin turun ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan logistik serta dukungan moral bagi anak-anak korban bencana.
Senada dengan hal itu, Camat Angkola Timur Ahmad Yunansyah Lubis melaporkan bahwa wilayahnya telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan dan makanan sebanyak tujuh kali ke berbagai lokasi bencana.
Meskipun terdapat beberapa titik longsor kecil di Angkola Timur, semuanya telah ditangani secara gotong-royong oleh masyarakat setempat.
Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Tapsel Armen Sanusi Harahap, ketua MUI Angkola Timur, jajaran pejabat eselon, para kepala desa dan lurah, serta pengurus BKMT Kabupaten Tapanuli Selatan.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post