Gubernur Sumut Bobby Nasution membuka Pekan Ramadan 2026 di PRSU Medan. Acara ini memadukan doa pemulihan bencana dengan upaya penguatan ekonomi UMKM lokal.
Medan, StartNews – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membuka perhelatan Kolaborasi Pekan Ramadan Sumatera Utara 2026 di kawasan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Sabtu (7/3/2026) malam. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini membawa pesan khusus mengenai pentingnya sisi spiritualitas dalam menghadapi tantangan daerah, termasuk mitigasi bencana melalui jalur langit.
Dalam pidatonya, Bobby Nasution mengatakan Pekan Ramadan tahun ini memiliki nilai lebih dari sekadar perayaan rutin. Dia menyoroti agenda doa bersama yang akan berlangsung selama sembilan hari penuh sebagai upaya memohon perlindungan bagi wilayah Sumatera Utara.
“Kita harapkan momen ini membawa keberkahan. Tadi kita juga telah mendengar tema doa pemulihan bencana untuk Sumut yang akan dilaksanakan selama sembilan hari kedepan. Melalui doa-doa yang kita lantunkan, kita berharap semua ini membawa keberkahan serta menjauhkan bencana di wilayah Sumut,” ujar Bobby Nasution.
Tak hanya fokus pada aspek religius, dia juga memproyeksikan acara ini sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran puluhan pelaku usaha lokal di lokasi acara diharapkan mampu memanfaatkan tingginya daya beli masyarakat selama bulan suci untuk memperkuat struktur ekonomi UMKM.
Senada dengan hal itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ferry Indra menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk menciptakan harmoni antara ketaatan ibadah dan dampak sosial-ekonomi. Dia mengatakan keterlibatan 55 stan UMKM serta penyediaan pasar murah merupakan langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memberikan ruang bagi komunitas untuk berpartisipasi aktif.
“Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat di Sumut serta mendorong partisipasi aktif masyarakat, komunitas, organisasi, serta pelaku usaha dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan,” ungkap Ferry Indra.
Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026 ini menawarkan beragam agenda menarik mulai dari perlombaan gema wahyu, khatam Al-Qur’an, hingga wahana permainan keluarga.
Simbolisasi pembukaan dilakukan dengan penabuhan rebana oleh Bobby Nasution bersama jajaran Forkopimda Sumut, menandai dimulainya kolaborasi lintas sektor untuk menyemarakkan Ramadan tahun ini.
Reporter: Sir





Discussion about this post