• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Gerak Kreatif dari Jantung Pemukiman Padat Kelurahan Kotasiantar

by Saparuddin Siregar
Rabu, 30 September 2026
0 0
0
Gerak Kreatif dari Jantung Pemukiman Padat Kelurahan Kotasiantar

Kunjungan Tim Verifikasi Sumut Berkah di Kelurahan Kotasiantar mengungkap potensi besar transformasi kawasan pemukiman padat menjadi ekosistem mandiri, kreatif, dan tangguh bencana. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Kunjungan Tim Verifikasi Sumut Berkah di Kelurahan Kotasiantar mengungkap potensi besar transformasi kawasan pemukiman padat menjadi ekosistem mandiri, kreatif, dan tangguh bencana.

Panyabungan, StartNews – Langkah kaki rombongan Tim Verifikasi dan Validasi Program Kampung Kreatif Sumut Berkah membelah deretan lorong pemukiman di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dari balik riuk aktivitas warga, sebuah konsep besar tengah diuji keberlanjutannya, yakni menyulap sudut wilayah yang padat menjadi kawasan produktif, berbudaya, sekaligus tangguh bencana.

Ketua Tim Verifikasi dan Validasi Kampung Kreatif Sumut Berkah Riris Dermawaty Sijabat memimpin peninjauan lapangan ini bersama jajaran dinas terkait dan anggota DPRD Madina Dodi Martua. Mereka menyisir tiap jengkal lokasi yang masuk dalam rencana pengembangan empat zona unggulan usulan pemerintah kelurahan setempat.

Di sepanjang jalur peninjauan, Lurah Kotasiantar Alamria Pramana secara lugas memaparkan bagaimana keempat zona – Zona Budaya, Literasi dan Digitalisasi; Zona Pengolahan Sampah dan Ekonomi Sirkular; Zona UMKM; serta Zona Mitigasi Bencana Kebakaran – saling mengunci satu sama lain dalam satu ekosistem terpadu.

Mata rombongan tertuju pada inovasi daur ulang limbah yang dikembangkan warga lokal. Limbah rumah tangga dan sisa makanan yang selama ini memicu masalah lingkungan, kini diolah menjadi produk bernilai-guna tinggi seperti eco enzyme, pupuk cair, maggot, briket tongkol jagung, hingga paving block plastik.

Lurah Kotasiantar Alamria Pramana menegaskan keberadaan program ini bertumpu sepenuhnya pada asas keberlanjutannya dan kebermanfaatan langsung bagi warga sekitar, bukan sekadar penataan fisik semata.

“Kami merancang seluruh zona ini sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan. Pengelolaan sampah tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi langsung membuka peluang ekonomi sirkular. Di saat yang sama, kami membentengi pemukiman padat ini dengan kesiapsiagaan mitigasi kebakaran serta wadah literasi digital bagi generasi muda,” ujar Alamria Pramana di sela-sela peninjauan lokasi.

Integrasi program ini mendapat perhatian khusus dari tim penilai provinsi. Kehadiran fasilitas literasi seperti Pustaka Sutan Kumala yang ditopang inovasi layanan OJO PUSING (Ojek Online Perpustakaan Keliling) menjadi terobosan penting untuk mendekatkan akses pengetahuan di tengah pemukiman warga.

Peninjauan berlanjut ke area pengembangan UMKM lokal yang memamerkan aneka produk kerajinan dan kuliner khas. Sentra ekonomi warga ini diproyeksikan mendapat pendampingan intensif, mulai dari standardisasi mutu, pengemasan, hingga pemanfaatan platform digital untuk menembus pasar yang lebih luas.

Kehadiran tim verifikasi memicu dialog hangat bersama para tokoh masyarakat dan aparatur kelurahan. Warga menumpahkan harapan agar integrasi budaya, lingkungan, dan ekonomi ini tidak berhenti pada tahapan penilaian saja, melainkan menjadi pijakan awal mewujudkan kemandirian kawasan.

Kunjungan lapangan yang ditutup dengan penyelarasan dokumen dan kondisi riil ini menguatkan optimisme warga Kotasiantar. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan membawa perubahan menuju kawasan yang kreatif, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

Reporter: Sir

Tags: Berita MadinaEkonomi SirkularKampung KreatifKelurahan Kotasiantarmandailing natalpanyabunganSumut Berkah
ShareTweet
Next Post
Sang CEO Ingin Mengabdi di Karang Taruna Madina

Sang CEO Ingin Mengabdi di Karang Taruna Madina

Discussion about this post

Recommended

Harga Bapok Melambung di Panyabungan, Cabai Rawit Paling Pedas

Harga Bapok Melambung di Panyabungan, Cabai Rawit Paling Pedas

3 tahun ago
Gus Irawan Hibur Warga Angkola Sangkunur dengan Lagu Batak ‘Lupa Doho

Gus Irawan Hibur Warga Angkola Sangkunur dengan Lagu Batak ‘Lupa Doho

2 tahun ago

Popular News

  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026