• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Januari 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota, Ahli Geologi Ungkap Dua Kemungkinan Penyebab

by Redaksi
Rabu, 7 Januari 2026
0 0
0
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota, Ahli Geologi Ungkap Dua Kemungkinan Penyebab

Warga melihat sinkhole di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (6/1/2026). (FOTO: ANTARA/Fandi Yogari)

Padang, StartNews – Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumatera Barat Dian Hadiyansyah menjelaskan secara teknis terkait dugaan fenomena sinkhole atau tanah amblas yang terjadi di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Fenomena ini menyebabkan lubang besar dengan dimensi lebar 10 meter, panjang 7 meter, dan kedalaman mencapai 5 meter di kawasan persawahan warga.

Dalam keterangannya di Kota Padang pada Selasa (6/1/2026), Dian mengungkapkan ada dua kemungkinan utama yang memicu terjadinya amblesan tanah tersebut.

Kemungkinan pertama, fenomena ini terjadi karena lokasi tersebut berada di kawasan batuan kapur atau batu gamping. Secara geologis, kalsium karbonat pada batu kapur yang larut oleh air akan membentuk rongga-rongga bawah tanah yang sewaktu-waktu dapat memicu tanah amblas, sering ditandai dengan adanya aliran sungai bawah tanah.

Kemungkinan kedua adalah faktor alam yang disebut sebagai erosi pipa. “Fenomena erosi pipa ini biasanya terjadi karena batuan sedimen vulkanik atau gunung api,” kata Dian Hadiyansyah.

Meskipun telah memetakan potensi penyebabnya, IAGI Sumbar menyatakan belum melakukan penelitian mendalam untuk menyimpulkan penyebab pastinya. Sebagai langkah tindak lanjut, IAGI Sumbar telah melaporkan temuan ini kepada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“IAGI memiliki data geologi, khususnya batuan di sekitar Nagari Situjuah Batua. Data ini bisa menjadi salah satu rujukan apabila nantinya dilakukan penelitian di lapangan,” tambahnya.

Hingga saat ini, masyarakat diimbau tetap waspada di sekitar area rekahan tanah tersebut sembari menunggu kajian teknis lebih lanjut dari instansi berwewenang guna mengantisipasi perluasan lubang.

Reporter: Sir

Tags: Ahli GeologiFenomenaLimapuluh KotaPenyebabSinkhole
ShareTweet
Next Post
Viral di Medsos, Pria Penyandera Lansia di Labusel Diringkus Polisi

Viral di Medsos, Pria Penyandera Lansia di Labusel Diringkus Polisi

Discussion about this post

Recommended

6 SD Rehab Berat di Madina Diusulkan ke Kementrian

6 SD Rehab Berat di Madina Diusulkan ke Kementrian

6 tahun ago
70 Persen Calhaj Madina 2024 Belum Memenuhi Syarat Kesehatan

70 Persen Calhaj Madina 2024 Belum Memenuhi Syarat Kesehatan

2 tahun ago

Popular News

  • Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Pria dengan Luka Sayat di Hutan Nabundong Paluta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Pasar Panyabungan Melonjak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria Ini Ditangkap Polisi Saat Asyik Membungkus Sabu di Kamar Mandi SD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lansia di Padangsidimpuan Tewas Ditabrak Angkot Usai Salat Subuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025