• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Dikunjungi Ijeck, Owner Palem Craft Mau Mudik Latih Masyarakat Sumut

by Redaksi
Kamis, 23 Desember 2021
0 0
0
Dikunjungi Ijeck, Owner Palem Craft Mau Mudik Latih Masyarakat Sumut
ADVERTISEMENT

Yogyakarta, StartNews Pemilik Palem Craft Jogja, bisnis kerajinan home decor yang sudah menembus pasar ekspor, Deddy Effendi menyambut baik kunjungan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah beserta rombongan ke workshop-nya di Ngaglik, Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu (22/12/2021).

Sebagai putra asal Langkat, dia pun menawarkan diri untuk pulang kampung memberikan pelatihan kepada masyarakat di Sumut. “Kerajinan di Jogja bisa jadi pendapatan utama, tapi mungkin di daerah lain belum terlihat. Padahal potensi ini sebenarnya bisa dikembangkan masyarakat dimanapun. Masalahnya adalah tidak punya keahlian, tapi dengan adanya pelatihan dan dukungan pemerintah pasti semua bisa dan saya siap untuk memberikan pelatihan di Sumut,” ujarnya.

Menyambut Ijeck, sapaan akrab Wagub Musa Rajekshah, Deddy memaparkan kalau kerajinan yang dihasilkan memanfaatkan limbah rumput liar dan serat batang pisang baru saja menerima penghargaan 10 terbaik kategori handicraft di Ajang Green Product Award 2021 yang diikuti hampir 1.500 peserta dari 51 negara.

“Alhamdulilah produk kami manjadi nominasi di Green Product Award 2021 di Oktober kemarin. Produk yang kami gunakan adalah bahan-bahan alam yang limbah dan bahan ini yang paling diminati di pasar ekspor. Kami ekspor selama ini hanya produk tanpa pakai brand, Perancis ada 12 konsumen dan di Spanyol ada 8 konsumen yang punya brand sendiri. Jadi sampai sana, brandnya masing-masing dari konsumen tapi secara tidak langsung brand kami juga mulai terukur dikenal,” ujarnya sembari mengatakan sejak 2008, Palem Craft menjadi peserta pameran handicraft terbesar, di Jerman.

Lanjut Deddy, bahan baku untuk kerajinan di Palem Craft diambil dari Aceh hingga Papua. “Kebutuhan bahan baku kami seperti serat batang pisang kami ambil dari Palembang, ada juga dari Sulawesi. Harganya sekilo Rp60ribu dan biasanya kami beli sampai 1 ton. Visi kami bagaimana mengembangkan potensi alam yang ada di Indonensia,” ujarnya.

Palem Craft yang hadir sejak 2003 ini juga tidak lupa mengembangkan potensi yang ada di lingkungan sekitarnya. Selain 41 karyawan tetap, ibu-ibu di lingkungan tempat produksinyajuga diajak bekerjasama untuk membuat kerajinan di rumah masing-masing. “Pasar lokal kami memang kurang, tapi pasar ekspor cukup besar. Saat ini permintaan juga datang dari Korea Selatan, Chili, Filipina, Israel dan saat ini kami tengah mempersiapkannya untuk ekspor ke Polandia,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Wagub Musa Rajekshah mengatakan kebahagiaannya bertemu dengan Deddy di Jogja. Ijeck mengaku sebelumnya telah mendengar kabar adanya orang Medan yang sudah sukses mengekspor bahan home decor di Jogja.

Deddy lanjut Ijeck secara langsung menawarkan diri untuk bisa berbagi pengetahuannya di Sumut. “Akhirnya bertemu, saya ucapkan terima kasih kepada Deddy yang siap dan nawari diri untuk dipakai memberikan pelatihan kepada masyarakat di Sumut. Kita melihat banyak peluang pasar ekspor tinggal bagaimana jaringan kita bisa masuk ke internasional,” kata Ijeck.

Lanjutnya, negara maju Memang menyenangi produk ramah lingkungan. “Hanya saja menembus ini tidak mudah, bersyukur Deddy ini langsung tidak melewati agen-agen lagi,” katanya.

Kerajinan tangan ini, kata Ijeck bisa mendorong desa wisata khususnya Tangkahan dan Bukitlawang serta daerah lainnya di Sumut. “Bahan baku seperti serat pisang kita punya, InshaAllah bersama Dinas Koperasi dan UMKM Sumut akan kita tindaklanjuti dan saya ucapkan terima kasih kepada Deddy atas sumbangsih menawarkan diri untuk berbagi ilmu melatih masyarakat kita. Mudah-mudahan semakin dibukakan pintu rezeki dan ilmu yang bermanfaat ini bisa menjadi bekal sampai akherat,” tutup Ijeck.

Reporter: Rls

Tags: IjeckLatih MasyarakatPalem CraftSumut
ShareTweet
Next Post
Bupati Madina Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Falah

Bupati Madina Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Falah

Discussion about this post

Recommended

Dipimpin Nuzul Ramadhan, PC IPNU Madina Masa Khidmat 2024-2026 Dilantik

Dipimpin Nuzul Ramadhan, PC IPNU Madina Masa Khidmat 2024-2026 Dilantik

1 tahun ago
UMTS Wisuda 341 Sarjana, IPK Tertinggi Diraih Rahmad Pramudya Lubis

UMTS Wisuda 341 Sarjana, IPK Tertinggi Diraih Rahmad Pramudya Lubis

4 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026