Jakarta, StartNews – Desa memiliki peran strategis dalam pendekatan konvergensi stunting yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan serentak terhadap kualitas gizi masyarakat. Peran penting desa akan meningkatkan perbaikan gizi pada ibu hamil dan balita yang menjadi sasaran prioritas program pencegahan stunting.
Peran strategis desa dalam konvergensi stunting di antaranya dilaporkan desa dalam pencairan dana desa. Oleh karena itu, desa wajib melaporkan rencana dan kegiatan konvergensi stunting saat pencairan dana desa periode terakhir.
“Desa diharapkan berperan dalam kebijakan konvergensi stunting untuk ibu hamil, serta untuk anak di bawah dua tahun,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar di Jakarta, Sabtu (29/4/2023).
Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini memaparkan, data profil desa yang setiap tahun dikumpulkan untuk pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) menunjukkan bahwa pada tahun 2022 di desa ada sebanyak3.036.289ibu hamil, dan5.332.928anak di bawah 2 tahun.
Dari data tersebut, sebanyak169.584ibu hamil menerima bantuan penanganan khusus dalam tenggat waktu satu bulan.
“Namun, masih ada169.584ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis. Sehingga, mereka mendapat kunjungan rumah bulanan,” sebut Gus Halim.
Sedangkan data anak di bawah umur 2 tahun, rinciannya sebanyak2.931.289anak telah mendapat imunisasi dasar lengkap.
Selanjutnya3.541.272anak ditimbang rutin bulanan, serta3.459.769anak diukur tinggi badan dua kali dalam satu tahun.
Guna memastikan pendekatan penanganan stunting terlaksana secara maksimal, dilakukan juga kunjungan ke rumah warga secara intensif.
“Kunjungan ke rumah yang memiliki anak bergizi kurang, buruk, dan stunting mencapai212.871rumah,” jelas Gus Halim.
Data hasil laporan ukuran tenaga posyandu atas pertumbuhan anak dari usia 0 hingga 23 bulan, menunjukkan masih ada 69 persen atau146.291anak desa terindikasi stunting, dan300.339anak desa beresiko stunting.
“Tingkat konvergensi kegiatan-kegiatan desa terhadap ibu hamil mencapai 69 persen. Tingkat konvergensi kegiatan-kegiatan desa terhadap anak usia 0 sampai 23 bulan mencapai 69 persen,” pungkasnya.
Reporter: Rls





Discussion about this post