Dinas Pertanian Madina dan Kodim 0212/TS memacu pengerjaan fisik rehabilitasi lahan pertanian dengan target rampung 31 Mei 2026 melalui penambahan alat berat di lapangan.
Tapsel, StartNews – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama Kodim 0212/Tapanuli Selatan memacu pengerjaan proyek fisik rehabilitasi lahan dengan target penyelesaian menyeluruh pada 31 Mei 2026.
Keputusan untuk mempercepat ritme kerja ini ditetapkan dalam rapat koordinasi di Aula Kodim Tapsel pada Sabtu (2/5/2026) guna memulihkan total 1.058 hektare lahan yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu.
Untuk mengejar tenggat waktu tersebut, Distan Madina dan Kodim 0212/TS memobilisasi alat berat tambahan secara masif ke titik-titik pengerjaan. Tujuannya, pemulihan lahan pertanian, yang terdiri dari 961 hektare Optimalisasi Lahan (Oplah) dan 97 hektare rehabilitasi lahan, tidak mengalami keterlambatan yang dapat mengganggu masa tanam petani di Madina.
Plt Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra menjelaskan, kehadiran mitra pelaksana dari Kodam I/Bukit Barisan berperan penting dalam percepatan ini. Selain fokus pada perluasan area, tim teknis juga menggenjot pembangunan dinding saluran atau lining serta pemasangan dek penahan tanggul untuk memperkuat infrastruktur irigasi yang sempat rusak diterjang bencana pada November 2025.
“Untuk mengejar target tersebut, mitra Kodam akan menambah unit alat berat di lapangan, seperti excavator dan buldozer, guna mempercepat pengerjaan,” ujar Taufik Zulhandra saat memberikan keterangan terkait hasil kesepakatan rapat tersebut.
Rapat yang dihadiri oleh Dandim 0212/TS Letkol Inf. Dedi Harnoto dan jajaran pejabat terkait ini juga merumuskan jadwal untuk beberapa hari kedepan, termasuk koordinasi dengan Universitas Sumatera Utara (USU) di Kota Padangsidimpuan.
Selanjutnya, pemantauan akan diperketat melalui rapat lanjutan di Aula Pemkab Madina pada 4 Mei 2026 guna memastikan sinkronisasi antara pihak administrasi, pengawas, dan mitra pelaksana di lapangan tetap berjalan sesuai rencana.
Reporter: Sir




Discussion about this post