• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Canda Tawa Anak-anak Pasar Laru Saat Bermain Warisan Leluhur

by Saparuddin Siregar
Rabu, 3 Juli 2024
0 0
0
Canda Tawa Anak-anak Pasar Laru Saat Bermain Warisan Leluhur

FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS.

ADVERTISEMENT

Tambangan, StartNews Minggu (30/6/2024) lalu, anak-anak di berbagai desa di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menggalakkan permainan tradisional warisan leluhur. Ini bukan kali pertama diadakan, tetapi selama tiga pekan pemerintahan desa sudah mengadakan permainan tradisional ini.

Kegiatan itu merupakan tindak-lanjut program Marmayam Keta, Marhape Emmajolo yang di-launching Pemerintah Kecamatan Tambangan untuk membatasi penggunaan gadget di kalangan anak-anak, temasuk di Desa Pasar Laru.

Kepala Desa Pasar Laru Sahrial Efendi Lubis mengatakan permainan leluhur yang digalakkan di desanya bertempat di depan Masjid Al Istiqomah Desa Pasar Laru. Permainan yang disuguhkan berupa engrang, main kelereng, terompa gajah, marlumbung/congklak, melukis/mewarnai, markalas-kalas, dan mar iyek-iyek, serta permainan tanpa alat yang dimainkan oleh anak-anak seperti marrene-rene atau marsimonjap.

“Anak-anak bermain dengan riang. Canda tawa keluar dari mulut mereka. Roman muka mereka terlihat bahagia, katanya, Rabu (3/7/2024).

Seperti biasa, rutinitas Minggu pagi ini dihadiri kepala desa dan kader PKK serta diawasi oleh aparat desa dan kader kesehatan. Kegiatan diawali dengan senam pagi untuk kebugaran jasmani anak-anak serta memancing minat agar anak bermain dengan rileks.

Dia berharap semua anak melaksanakan permain ini tidak hanya di tempat ini, tetapi dilanjutkan di rumah dengan teman dan keluarga. Tujuannya, mengurangi anak bermain handphone. Selain itu, anak-anak juga diberikan makanan bergizi yang tidak memakai penyedap rasa dan pewarna. Pastinya mengandung banyak vitamin.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: Anak-anakCanda TawaPasar LaruWarisan Leluhur
ShareTweet
Next Post
DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Ini Kasusnya

DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Ini Kasusnya

Discussion about this post

Recommended

Terabas Jalur Sulit, Edy Rahmayadi Isoma di Tepi Sungai Perbatasan Sumut-Aceh

Terabas Jalur Sulit, Edy Rahmayadi Isoma di Tepi Sungai Perbatasan Sumut-Aceh

4 tahun ago
Kemerdekaan yang Tertunda di Siulangaling

Api Amarah di Tabuyung dan Sinyal Darurat Narkoba

10 bulan ago

Popular News

  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026