Pemkab Madina dan PT SMGP meresmikan sumur bor di Desa Sipapaga untuk mengakhiri krisis air bersih warga dan jamaah masjid.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) meresmikan fasilitas air bersih di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Rabu (14/10/2026). Kolaborasi ini menghadirkan sumur bor beserta sarana pendukung yang berpusat di masjid desa untuk menyelesaikan krisis air bersih di kawasan berakses sulit tersebut.
Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengapresiasi kepekaan sosial PT SMGP dan meresmikan langsung pemanfaatan sarana tersebut. Dia menilai kepedulian perusahaan panas bumi ini patut menjadi acuan bagi investor lain di wilayah Madina.
“Teman-teman dari SMGP patut dicontoh perusahaan lain, mereka sudah membuktikan perhatian kepada masyarakat melalui program CSR, ini patut kita syukuri,” kata Saipullah saat memberikan sambutan.
Saipullah mengimbau seluruh elemen warga untuk memelihara sarana tersebut secara gotong-royong agar fungsi dan manfaatnya bertahan dalam jangka panjang.
“Saya minta ini dijaga bersama, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujar Saipullah.
Sebelumnya Sipapaga mengalamai tantangan geografis berupa kontur tanah tandus yang membuat warga kesulitan memperoleh air bersih.
Kepala Desa Sipapaga Abdul Hakim Lubis mengaku fasilitas baru ini langsung menyelesaikan hambatan dasar warga, termasuk kebutuhan bersuci di tempat ibadah.
“Bahkan untuk keperluan ibadah pun warga kesulitan. Alhamdulillah, akhirnya desa kami memiliki sarana air bersih,” ungkap Abdul Hakim.
Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Ali Sahid menjelaskan, proyek ini bermula dari respons manajemen atas laporan bupati mengenai kondisi Desa Sipapaga. Perusahaan memosisikan bantuan tersebut sebagai komitmen jangka panjang, bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal.
“Saya dipanggil oleh Pak Bupati. Beliau menjelaskan sulitnya air bersih di desa ini dan meminta kami ikut berkontribusi. Alhamdulillah, pimpinan kami setuju sehingga bantuan akhirnya terealisasi,” tutur Ali Sahid.
Ali Sahid menambahkan, PT SMGP menjadwalkan perluasan pembangunan sumur bor ke titik-titik lokasi lain pada tahun depan guna memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.
“Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan melainkan wakaf, yang kita lakukan hari ini mempermudah orang beribadah,” kata Ali Sahid.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Acara tersebut dihadiri Pj. Sekda Afrizal Nasution, jajaran kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.
Reporter: Sir





Discussion about this post