Bupati Madina H. Saipullah Nasution minta warga Mompang Jae awasi ketat dana Makan Bergizi Gratis dan pembangunan daerah saat Safari Ramadan. Simak selengkapnya.
Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasutionmengajak masyarakat proaktif mengawasi setiap program pembangunan serta penggunaan anggaran pemerintah daerah.
Saipullah menyampaikan ajakn itu di sela-sela agenda Safari Ramadan Pemkab Madina di di Masjid Assyuhada, Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis (12/3/2026).
Usai menjadi imam salat Subuh berjemaah di Masjid Assyuhada, Saipullah secara khusus menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan.
Dia meminta warga tidak ragu melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian kualitas atau harga makanan yang disajikan bagi para penerima manfaat.
“Anggaran untuk SPPG itu sudah disediakan oleh negara sebesar Rp15.000. Rp5.000 untuk keuntungan dan biaya lainnya dan Rp10.000 untuk MBG. Nah, bila tidak sesuai dengan harga, segera laporkan,” kata Saipullah di hadapan masyarakat setempat.
Menurut dia, pengawasan ini bukan hanya menyangkut program makan bergizi, melainkan berlaku untuk seluruh kegiatan pembangunan yang bersumber dari uang negara.
Saipullah mengatakan pembangunan bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.
Dalam kesempatan yang sama, momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur. Tokoh masyarakat setempat, Muhammad Mukhsin Hasibuan, mengeluhkan kondisi jembatan di sekitar Masjid Assyuhada yang dinilai membahayakan siswa sekolah.
“Anak-anak sekolah sering jatuh. Untuk itu, kami berharap kiranya Bapak Bupati dapat memperbaiki jembatan tersebut sebelum bulan Syawal ini,” ujar Mukhsin.
Menanggapi keluhan itu, Saipullah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan peninjauan ke lokasi guna menghitung kebutuhan anggaran perbaikannya.
Selain menyerap aspirasi dan memberikan arahan, agenda Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada 226 anak yatim dan piatu. Acara ditutup dengan penyerahan bantuan berupa Al-Qur’an serta perlengkapan salat bagi Badan Kenaziran Masjid (BKM) Assyuhada sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap sarana ibadah di wilayah tersebut.
Reporter: Sir




Discussion about this post